
Salah satu mobil listrik yang pernah dibuat anak Indonesia.
JawaPos.com– Antusias pemerintah untuk merancang mobil listrik nasional (Molina) terkendala pada produksi baterai dan motor. Pasalnya, Indonesia belum mampu memproduksi dua komponen tersebut.
Dirjen Penguatan Inovasi Kemenristekdikti Jumain Appe mengungkapkan, sebanyak 40 persen dari harga mobil listrik adalah untuk baterai. Sedangkan untuk motornya sebanyak 20 persen dari harga di pasaran. “Jadi, 60 persen sendiri hanya untuk baterai sama motor saja. Ini yang belum kita kuasai penuh. Kalau impor kan harganya bisa tinggi juga, malah kita tidak bisa bersaing dibanding harga yang ditawarkan Jepang, Tiongkok, dan Korea,” ungkapnya di Jakarta, Jumat (13/11).
Sejauh ini, menurutnya, pihak pengembang Molina dari Universitas Sebelas Maret tengah melakukan riset untuk menciptakan baterai sendiri. “Selama lima tahun ke depan mereka melakukan penelitian baterai agar kita bisa menjadi produk dalam negeri, sehingga harga Molina terjangkau,” jelasnya.
Selain itu, Jumain menyadari, untuk mendukung pengembangan teknologi Molina ini tidak mudah. Hal ini harus ada keberpihakkan dari pemerintah, misalnya setiap pejabat negara maupun jajarannya bisa menggunakan Molina sebagai transportasi sehari-hari, juga sekaligus sebagai kampanye produk dalam negeri.
“Mobil listrik ini kan juga bisa mengurangi penggunaan minyak, sehingga otomatis akan mengurangi subsidi BBM (bahan Bakar Minyak). Selain itu juga mobil listrik ini lebih ramah lingkungan daripada kendaraan berbahan bakar fosil,” pungkasnya. (fab/JPG)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
