Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 3 Mei 2019 | 23.17 WIB

Lebaran Diharapkan Dongkrak Penjualan Otomotif 10 Persen

Mitsubishi Xpander Limited dalam pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019  di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Kamis (25/4) lalu. (Dery Ridwansah/Jawa Pos) - Image

Mitsubishi Xpander Limited dalam pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Kamis (25/4) lalu. (Dery Ridwansah/Jawa Pos)

JawaPos.com - Prinsipal otomotif berharap penjualan roda empat bisa kembali pulih menjelang hari raya Idul Fitri. Berdasar data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), angka penjualan mobil sepanjang Januari-Maret 2019 turun 13 persen jika dibandingkan dengan kuartal I 2018 atau hanya mencapai 253.863 unit.

"Pada triwulan pertama, secara nasional terjadi penurunan penjualan yang tajam. Tapi, Daihatsu mampu bertahan, hanya turun 1,6 persen. Semoga ini hanya efek pemilu," ujar Marketing & CR Division Head PT Astra International-Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) Hendrayadi Lastiyoso di sela-sela kerja sama branding Daihatsu dengan operator MRT kemarin (2/5).

Dia mengakui, hingga saat ini efek pemilu terasa. Pasca pencoblosan 17 April lalu, penjualan otomotif masih tertekan. Hendrayadi menilai bahwa masyarakat ragu-ragu membeli kendaraan karena khawatir masih terjadi gugatan politik ke MK setelah pengumuman pemilu. "Kalau setelah 22 Mei nanti situasi politik masih kurang kondusif, mungkin bisa terjadi instabilitas ekonomi," ungkapnya.

Kondisi itu mengakibatkan penjualan otomotif susah naik pada April lalu. Bahkan, menjelang hari raya Idul Fitri yang biasanya menjadi masa panen industri otomotif, belum terjadi kenaikan penjualan. "Saat puasa atau mendekati Lebaran, biasanya penjualan naik 5-10 persen. Tapi, melihat kondisi seperti ini, mungkin kenaikannya tidak seperti tahun-tahun sebelumnya," kata Hendrayadi.

Photo

Mitsubishi Xpander Limited dalam pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Kamis (25/4) lalu. (Dery Ridwansah/Jawa Pos)

Direktur Marketing PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Amelia Tjandra berharap momen Idul Fitri bisa kembali menaikkan demand otomotif. Khusus Daihatsu, Amel menyatakan bahwa penjualan tetap terjaga. Bahkan, sebagian produk masih harus inden. "Yang harus inden Terios dan produk lain yang pakai transmisi otomatis. Indennya sekitar dua bulan," jelasnya.

Untuk terus memperkuat penjualan, Daihatsu melakukan kerja sama branding dengan operator MRT. "Kami tidak mau kehilangan momentum untuk mendukung penggunaan transportasi masal di Jakarta. Sejak diresmikan, MRT langsung mendapat sambutan positif dari masyarakat. Setiap hari MRT mampu mengangkut sekitar 200 ribu penumpang," paparnya.

Mitsubishi Xpander Limited dalam pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Kamis (25/4) lalu. (Dery Ridwansah/Jawa Pos)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore