
Customaxi 2025 melakukan penyaringan ketat dari enam kota besar di Indonesia, yakni Aceh, Jakarta, Bandung, Semarang, Balikpapan, dan Makassar. (Dony/JawaPos.com)
JawaPos.com - PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) kembali menggelar CustoMAXi 2025. Seperti diketahui ajang ini sempat berhenti pada 2024. CustoMAXI digelar sekaligus merayakan satu dekade ajang ini di Indonesia.
Ajang ini menjadi menjadi wadah bagi pecinta otomotif untuk menunjukkan karya terbaik mereka di tingkat nasional. Menurut Rifki Maulana, Manager Public Relation YIMM, dalam sepuluh tahun, CustoMAXi terus menyesuaikan diri dengan tren modifikasi yang dinamis di Indonesia untuk tetap relevan dengan gaya hidup para pengguna MAXi Yamaha.
"Penyesuaian dilakukan secara konsisten mengikuti perkembangan tren modifikasi di Indonesia yang terus bergerak dinamis. Kami berupaya kompetisi ini tetap relevan dengan gaya hidup dan selera estetika para penggunanya yang semakin kreatif dan berani dalam bereksperimen," ujarnya.
Tahun ini, ajang tersebut difokuskan mendukung kebutuhan pengguna skutik premium Yamaha seperti Lexi, Aerox, NMax, dan XMax, memungkinkan setiap pemilik mengekspresikan diri melalui modifikasi.
Langkah ini sejalan dengan misi Yamaha untuk mendukung mobilitas dan gaya hidup masyarakat Indonesia. Antusiasme peserta dinilai luar biasa, dengan finalis mewakili daerahnya setelah melalui seleksi ketat di tingkat regional.
Gelaran ini mencakup kota-kota besar seperti Semarang, Bandung, Jakarta, Medan, Makassar, dan Balikpapan, memastikan talenta modifikator dari seluruh Indonesia dapat berpartisipasi.
Kompetisi dibagi menjadi dua kategori: Street Maxi untuk modifikasi harian yang fungsional dan Super Maxi untuk karya ekstrem berfokus pada detail teknis tinggi.
Kedua kategori ini menetapkan standar baru dalam dunia modifikasi skutik premium di tanah air. CustoMAXi diharapkan terus memotivasi masyarakat untuk memiliki serta memodifikasi skutik MAXi Yamaha sesuai selera mereka sendiri, tambah Rifki Maulana.
KIng CustoMAXI Pakai Emas Puluhan Gram
Ajang final Customaxi 2025 mencuri perhatian, pasalnya sebuah Yamaha XMAX asal Medan berhasil mencetak sejarah dengan menyabet gelar King Customaxi 2025.
Bukan sekadar menang, dengan konsep modifikasi super mewah karena menelan biaya hingga hampir Rp 1 miliar. Angka fantastis ini tentu menjadikannya pusat pembicaraan di antara para pecinta motor modifikasi.
Bicara biaya dirinya tidak memberikan secara rinci namun total biaya berada di atas Rp 700 juta dan masih di bawah Rp 1 miliar.
Paling menonjol adalah pembelian Crankcase impor dari Thailand dengan harga lebih dari Rp 100 juta serta emblem Yamaha kanan dan kiri berbahan emas murni 18 karat dengan berat mencapai 45 gram per sisi.
Yamaha XMAX milik Ingreath Sitepu, benar-benar memukau tak hanya para juri tapi juga seluruh penonton yang hadir. Perjalanan sang juara tidak instan.
Sebelumnya, XMAX miliknya telah memenangkan tahap regional di Aceh, yang memberinya tiket menuju final di Jakarta. Ajang ini sendiri merupakan puncak dari seleksi ketat yang diadakan di enam kota besar di Indonesia, yaitu Aceh, Jakarta, Bandung, Semarang, Balikpapan, dan Makassar.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
