Polytron Indonesia meluncurkan mobil listrik G3 dan G3+, hasil kolaborasi dengan Skyworth Auto, dengan spesifikasi berbeda untuk pasar Indonesia. (Nanda Prayoga/JawaPos.com)
JawaPos.com-Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkap bahwa pemerintah tak akan perpanjang insentif kendaraan listrik pada 2026. Menurutnya, sektor otomotif tak perlu lagi diberikan insentif lantaran industri otomotif tetap akan berputar meski insentif disetop.
Hal ini tentu mendapat ragam tanggapan dari sejumlah brand otomotif, salah satunya datang dari produsen motor dan mobil listrik asli Indonesia, Polytron. Polytron sendiri baru-baru ini mulai merambah sektor kendaraan roda empat electric vehicle (EV), setelah terlebih dahulu bergelut di sektor roda dua.
Direktur Komersial Polytron, Tekno Wibowo, mengatakan, bahwa perusahaan tak akan terkena imbas terkait penghapusan insentif itu. Sebab, insentif yang akan dihilangkan pada tahun depan yakni penjualan kendaraan listrik yang didatangkan dari luar negeri atau completely built up (CBU).
“Sejauh yang saya tahu insentif yang habis berlaku sampai akhir 2025 adalah bea masuk 0 persen untuk mobil listrik CBU, sehingga tidak berpengaruh ke polytron yang sudah dirakit di Indonesia ,” kata Tekno kepada JawaPos.com, Rabu (17/12).
Polytron sendiri tampak tak khawatir dengan informasi yang menyebutkan bahwa insentif mobil listrik akan dihapus oleh pemerintah. Pasalnya, Polytron tidak melakukan CBU melainkan perakitan dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) melebihi 40 persen.
Di sisi lain, dia menegaskan, untuk motor listrik sendiri akan lebih baik jika ada subsidi. Jika tidak pun Polytron akan tetap mengikuti peraturan yang berlaku.
“Untuk motor listrik jika ada subsidi akan lebih baik, jika tidak pun asal ada kejelasan supaya konsumen tidak bingung,” ungkap dia. (*)

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
