
Ilustrasi Presiden Prabowo Subianto menggunakan kendaraan produksi Pindad, Maung Garuda. (Hafidz Mubarak A/Antara)
JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto meminta seluruh jajaran Kabinet Merah Putih untuk menggunakan kendaraan produksi dalam negeri yakni mobil Maung buatan PT Pindad (Persero). Hal ini disampaikannya dalam pidato pengantar Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/10).
“Sebentar lagi saudara-saudara harus pakai Maung semua. Saya enggak mau tahu,” kata Prabowo di hadapan para menteri dan pejabat tinggi negara.
Menurutnya, penggunaan kendaraan buatan dalam negeri termasuk pada bentuk kebanggaan nasional sekaligus dorongan bagi kemandirian industri pertahanan dan otomotif Indonesia. Meski begitu, kendaraan lain tetap boleh digunakan, tetapi di luar jam dinas atau pada waktu tertentu.
Melihat hal ini, tentu menarik mengetahui perbandingan antara Pindad Maung dengan mobil pejabat Eselon 1, berikut perbedaannya!
Pindad Maung
Pertama kali diperkenalkan pada 2020 sebagai kendaraan taktis ringan 4x4, Pindad Maung kini berevolusi menjadi ikon ketahanan nasional. Buatan PT Pindad, Bandung, kendaraan ini tak hanya siap di medan tempur, tetapi juga mengawal pejabat tinggi lewat versi terbarunya, Maung VVIP “Garuda Edition.”
Versi Rantis (Militer)
Dirancang untuk operasi militer, Maung Rantis berpenggerak 4x4 dengan mesin Turbo Diesel 2.400 cc dan transmisi manual 6-percepatan. Mampu melaju hingga 120 km/jam dengan jarak tempuh 800 km, serta dilengkapi dudukan senjata, GPS militer, dan sistem komunikasi taktis.
Versi VVIP “Garuda Edition”
Varian ini menggabungkan ketangguhan militer dengan kenyamanan sipil. Berdimensi lebih besar dan berat sekitar 2.950 kg, Maung Garuda memakai mesin 202 PS dengan transmisi otomatis 8 percepatan.
Dilengkapi bodi dan kaca antipeluru, ban run-flat, serta interior premium berlapis kulit dan sistem pendingin ganda.
Dengan harga mulai Rp 1,2 miliar, Maung Garuda bukan sekadar kendaraan dinas, tetapi simbol nasionalisme ekonomi, mendorong industri pertahanan dalam negeri, mengurangi impor, dan membuka lapangan kerja.
Spesifikasi Mobil Pejabat Eselon 1
Pejabat eselon 1A dan setingkatnya akan mendapatkan kendaraan dengan spesifikasi yang sama seperti wakil menteri, yakni dengan kualifikasi B bermesin 2.500 cc 4 silinder dan mobil listrik jenis sedan 215 kW dan SUV 200 kW.
Sementara itu, pejabat eselon 1B dan setara termasuk dalam kualifikasi C, yang memungkinkan mereka menggunakan sedan listrik 135 kW atau SUV listrik 160 kW. Untuk opsi kendaraan bermesin konvensional (ICE), tersedia sedan 2.000 cc 4 silinder dan SUV 2.500 cc 4 silinder.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Prediksi Skor Al-Hilal vs Al-Gharafa di Liga Champions Asia: Gabriel Martinelli Cetak Gol Lagi!
Prediksi Genoa vs Sudtirol: Rotasi De Rossi Jadi Sorotan, Laga Coppa Italia Bisa Berlangsung Sengit
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Osasuna di Liga Spanyol: Los Colchoneros Menang di Metropolitano

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022