![Tips istirahat tidur dalam mobil saat perjalanan jauh. [Ilustrasi] - Image](https://cdn-assets.jawapos.com/images/1/2023/04/19/Posisi-Tidur-1336811442.jpg)
Tips istirahat tidur dalam mobil saat perjalanan jauh. [Ilustrasi]
JawaPos.com - Tidur di mobil dengan kondisi air conditioner (AC) menyala sering dianggap solusi praktis untuk mengatasi kantuk saat perjalanan panjang. AC membuat suhu kabin menjadi sejuk sehingga tubuh cepat rileks, tetapi banyak orang tidak sadar akan risiko kesehatan yang diam-diam mengintai.
Banyak orang memilih tidur di dalam mobil dengan AC menyala, terutama saat menunggu, beristirahat dalam perjalanan jauh, atau sekadar mencari kenyamanan dari cuaca panas. Sekilas terlihat aman, namun kebiasaan ini ternyata berisiko tinggi bagi kesehatan, bahkan bisa berujung fatal.
Mengapa Tidur di Mobil dengan AC Menyala Berbahaya?
Tak sedikit yang mengalami orang meninggal saat tidur di mobil dengan AC menyala. Tidur di dalam mobil dengan AC menyala bukan hanya berbahaya, tetapi juga bisa berakibat fatal hingga menyebabkan kematian. Berikiut resiko yang akan dialami bila tidur dalam mobil dengan menyalakan AC.
1. Risiko Keracunan Karbon Monoksida
Keracunan karbon monoksida (CO) menjadi bahaya terbesar ketika seseorang tertidur di mobil dengan mesin dan AC yang masih menyala. Karbon monoksida merupakan gas beracun hasil pembakaran bahan bakar mesin yang tidak memiliki bau, warna, maupun rasa sehingga sulit terdeteksi.
Gas ini bisa masuk ke dalam kabin, terutama saat mobil terparkir di ruang tertutup. Kemudian bisa menyebabkan pusing, kehilangan kesadaran, bahkan kematian.
2. Penurunan Kadar Oksigen
Tidur di mobil dengan AC menyala juga bisa menyebabkan kadar oksigen menurun akibat sirkulasi udara yang terjebak dalam kabin. Udara yang berputar terus menerus membuat oksigen semakin berkurang, sementara karbon dioksida yang dihembuskan manusia semakin meningkat.
Akibatnya, penghuni mobil bisa mengalami pusing, mual, kantuk berlebihan, pingsan, bahkan kematian karena tubuh kekurangan suplai oksigen segar.
3. Dehidrasi
AC mobil tidak hanya mendinginkan udara, tetapi juga menyerap kelembapan sehingga membuat udara dalam kabin semakin kering. Jika tidur dalam kondisi ini terlalu lama, tubuh akan kehilangan cairan secara perlahan melalui pernapasan maupun keringat.
Gejala dehidrasi yang muncul bisa berupa mulut kering, kelelahan, sakit kepala, hingga memperburuk kondisi tubuh yang sedang beristirahat.
4. Penurunan Kualitas Udara
AC mobil yang jarang diservis dapat menjadi sarang kuman, bakteri, atau jamur yang mengendap di dalam filter dan saluran udara. Ketika seseorang tidur di mobil dengan AC menyala, udara yang terhirup bisa tercemar mikroorganisme tersebut dan memicu gangguan pernapasan.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
