Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 29 Juli 2025 | 17.39 WIB

Mobil Bekas Tabrakan, 5 Risiko yang Harus Jado Pertimbangkan

Kondisi mobil usai tabrakan. Istimewa

JawaPos.com - Membeli mobil bekas seringkali menjadi pilihan menarik bagi banyak orang karena harganya yang lebih terjangkau dibandingkan dengan mobil baru. Namun, di balik harga miring tersebut, terdapat sejumlah risiko yang patut dipertimbangkan.

Terlebih jika mobil tersebut pernah mengalami kecelakaan atau tabrakan. Mobil bekas tabrakan tak hanya menimbulkan masalah estetika pada bodi kendaraan, tetapi juga berpotensi menyimpan kerusakan tersembunyi pada bagian mesin, sistem elektronik, hingga komponen keselamatan. 

Jika tidak diteliti dengan cermat, keputusan ini bisa menjadi beban finansial dan ancaman keselamatan di kemudian hari.

Berikut 5 risiko utama yang perlu kamu ketahui sebelum memutuskan untuk membeli mobil bekas tabrakan seperti dirangkum dari laman Suzuki Indonesia!

1. Kerusakan pada Mesin

Tabrakan bisa menyebabkan kerusakan signifikan pada komponen mesin, mulai dari transmisi, sistem pembakaran, hingga struktur internalnya. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada kinerja mobil, tetapi juga dapat membahayakan keselamatan berkendara. 

Perbaikannya pun bisa memakan biaya besar. Sebelum membeli, pastikan untuk memeriksa kondisi mesin secara menyeluruh dan pastikan kerusakan yang pernah terjadi sudah ditangani dengan baik.

2. Gangguan pada Sistem Elektronik

Sistem elektronik dalam mobil modern sangat sensitif terhadap benturan. Mobil yang pernah mengalami kecelakaan berisiko mengalami gangguan pada sensor-sensor penting seperti sensor gerak, sistem parkir, navigasi, hingga perangkat audio. 

Selain bisa mengganggu kenyamanan berkendara, kerusakan ini juga bisa menguras kantong karena biaya perbaikannya tidak murah.

3. Kerusakan pada Bagian Eksterior

Kerusakan bodi mobil merupakan salah satu tanda paling jelas dari bekas tabrakan. Benturan keras bisa menyebabkan keretakan, penyok, atau ketidaksejajaran pada struktur rangka mobil. Meskipun bisa diperbaiki, perbaikan bodi mobil seringkali membutuhkan biaya tinggi dan bisa mempengaruhi performa serta estetika kendaraan.

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore