Jetour T2 setir kanan debut perdana di GIIAS 2025. (RianAlfianto/JawaPos.com)
JawaPos.com-Di tengah riuhnya peluncuran mobil-mobil listrik dan kendaraan keluarga di GIIAS 2025, satu SUV mencuri perhatian dengan desain mengotak alias boxy. Mobil tersebut adalah Jetour T2.
Diperkenalkan sebagai versi setir kanan pertama di dunia, peluncurannya langsung dilakukan di Indonesia, pasar yang semakin dilirik oleh pabrikan otomotif asal Tiongkok.
Jetour T2 hadir sebagai SUV off-road berdesain boxy yang makin populer belakangan ini. Tren ini sebenarnya bukan hal baru.
Dalam beberapa tahun terakhir, berbagai merek otomotif, baik dari Jepang, Tiongkok, hingga Eropa, kembali meluncurkan SUV dengan bentuk kotak khas seperti Jeep Wrangler atau Ford Bronco.
Bentuk ini tak hanya memberi kesan retro dan maskulin, tapi juga dianggap fungsional untuk pengendaraan di medan berat. Namun untuk Jeep atau Ford Bronco, harganya mahal, sehingga alternatif mirip-mirip lain kerap lebih dilirik dengan harga lebih miring.
Namun belum banyak detail teknis yang diungkap. Spesifikasi mesin, sistem penggerak, dan fitur keselamatan masih belum dibuka ke publik. Jetour Motor Indonesia hanya menegaskan bahwa mobil ini akan dipasarkan secara resmi di Indonesia dalam waktu dekat.
“Sejauh ini di GIIAS 2025 baru perkenalan, tapi pasti akan dijual di Indonesia," ungkap Moch. Ranggy Rahadiansyah, Marketing Director Jetour Indonesia ditemui JawaPos.com di arena GIIAS 2025.
Menyoal harganya juga demikian. Berapa kira-kira harga mobil tersebut? Jetour masih ogah menjawab. Namun dipastikan akan kompetitif.
"Harganya sedang kami godok agar tetap kompetitif dan terjangkau berbagai segmen,” kata Ranggy menambahkan.
Namun perlu dicatat, persaingan di segmen SUV off-road sendiri tidak bisa dibilang sepi. Selain Jeep dan Ford yang menjadi rujukan desain, ada pula merek-merek seperti Suzuki dengan Jimny atau Ineos Grenadier yang ikut masuk ke pasar dengan gaya serupa.
Jetour T2 tampaknya berusaha masuk ke celah yang menawarkan tampilan gagah namun dengan pendekatan harga lebih bersahabat, meskipun sejauh ini belum ada angka pasti yang disebutkan. (*)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
