
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni. (Istimewa)
JawaPos.com - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni melaksanakan agenda Kunjungan Kerja (Kunker) ke Polda Nusa Tenggara Timur (NTT). Di sana, Sahroni bersama Kapolda NTT Irjen Pol Rudi Darmoko mendengar aspirasi beberapa Bhabinkamtibmas yang menjaga wilayah terluar melalui sambungan virtual.
Salah seorang Bhabinkamtibmas, Aipda I Wayan Adi Putra dari Polsek Rote Barat, melaporkan bahwa medan patroli yang terjal kerap menjadi tantangan, terutama di lokasi terpencil dan pesisir. Terlebih Polsek-nya bertanggungjawab atas 2 kecamatan, yang satunya merupakan kepulauan.
Melihat kesulitan tersebut, Sahroni memutuskan memberikan bantuan berupa 20 unit motor trail. Kendaraan ini dibeli menggunakan dana pribadi, untuk operasional Polres dan Polsek terluar.
“Saya hari ini mengadakan kunjungan kerja ke Polda NTT dan mendengar langsung betapa sulitnya menjalankan tugas di pemukiman yang terpencil dan terluar dengan fasilitas terbatas. Karenanya, saya merasa terpanggil untuk membantu dan menyumbangkan 20 unit motor trail untuk kawan-kawan Bhabinkamtibnas di dua polres, yakni Polres Rote Ndao dan Polres Sabu Raijua," kata Sahroni, Jumat (25/7).
Politikus Partai NasDem ini mengatakan, bantuan diberikan karena kesulitan yang dialami oleh para anggota polisi. Terlebih, selama ini mereka banyak bertugas menggunakan kendaraan pribadi di medan terjal.
"Dalam forum, kedua bercerita masih harus menggunakan motor pribadi untuk menjalankan tugas, makanya saya sediakan motor khusus trail yang lebih cocok untuk menghadapi jalanan yang sulit untuk para polisi tersebut,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Sahroni melihat bahwa Polda NTT memiliki tantangan wilayah dan cakupan kerja yang cukup rumit. Sehingga hal tersebut akan menjadi perhatian dan dukungan bersama, agar banyaknya masalah yang terjadi di NTT bisa tertangani secara maksimal.
“Selanjutnya, perlu diketahui memang Polda NTT ini punya tantangan yang sangat kompleks di mana mereka memiliki beberapa wilayah terluar dan kondisi sosio ekonomi masyarakat yang sangat menantang. Akibatnya, kondisi ini juga memunculkan berbagai masalah soaial seperti tindak perdana perdagangan orang (TPPO) hingga kekerasan seksual," kata dia.
"Ini harus segera dikoreksi dan mendapat perhatian. Wilayah seperti NTT harus menjadi prioritas dalam penguatan kapasitas aparat penegak hukum,” pungkas Sahroni.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
