
Test drive New Xpander Cross
JawaPos.com - Minat pasar di segmen MPV masih tinggi dipasar otomotif Tanah Air. Salah satu pilihan di segmen ini yaitu Mitsubishi New Xpander Cross semakin lengkap dan aman dengan disematkannya sistem pengereman Active Yaw Control (AYC).
Dengan adanya fitur ini, performa saat menikung akan mengalami peningkatan dari sisi keamanan. Bahkan mampu memastikan kendaraan merespon sesuai dengan keinginan pengemudi ketika bermanuver.
Rifat Sungkar, Brand Ambassador Mitsubishi Motors Indonesia sempat mengungkapkan beberapa waktu lalu (16/6), AYC secara optimal mengontrol rem dan ban sehingga lebih aman pada saat menikung.
“Penambahan fitur AYC ini kan sebenarnya feature safety yang memang banyak dipakai di kendaraan yang punya power besar. Jadi, berkendara bersama Mitsubishi Xpander apapun tipenya yang ultimate maupun yang cross akan lebih nyaman karena mobil ini memiliki stability yang lebih dibandingkan dengan versi yang hanya miliki traction control," ujar Rifat.
Rifat menambahkan bahwa sistem pengereman AYC merupakan sistem keamanan yang biasanya ada di mobil dengan kelas yang lebih tinggi. Karena itu, fitur AYC tak dimiliki mobil-mobil lainnya di kelas New Xpander Cross.
Secara berjenjang, fitur keselamatan tambahan pada pengereman biasanya dimulai dari disematkannya ABS (Anti-lock Brake System) pada sebuah mobil. Lalu jenjang berikutnya diimbuhi fitur Active Stability Control (ASC), dan yang lebih advance adalah sistem AYC.
Sistem pengereman AYC bisa meningkatkan performa menikung dengan menyesuaikan gaya pengereman pada roda depan untuk mengoptimalkan kestabilan kendaraan ketika bermanuver secara cepat atau di jalan yang licin.
Fitur ini kolaboras dengan ABS dan ASC, mendukung keselamatan, keamanan, dan kenyamanan berkendara di berbagai cuaca dan kondisi jalan.
Cara kerjanya, saat menikung di permukaan jalan yang licin sistem pengereman AYC akan mengerem roda depan di bagian dalam tikungan, meminimalkan understeer (kehilangan kendali) dan memungkinkan kendaraan mengikuti garis yang lebih dekat dengan yang diinginkan pengemudi.
Dalam praktek kerjanya: modul ABS akan menghindari ban kendaraan terkunci saat melakukan rem mendadak, selanjutnya tugas ASC ialah mendeteksi ada oversteer atau understeer.
Maka sistem tersebut bertugas untuk mengkontrol putaran mesin dan mengerem ban yang selip. lalu distabilkan/dijaga momentum kecepatannya dan putaran kemudi ketika bermanuver oleh sistem pengereman AYC.
Maka pada fitur ini bisa membaca empat variabel, yaitu wheel speed sensor, steering angle, putaran mesin dan rem. Semuanya dapat bekerja secara bersamaan.
Fungsi AYC pada dasarnya akan menghindari perilaku yang tidak perlu baik seperti understeer, karena sistem kerjanya mobil ini akan mendeteksi apakah putaran mesinnya terlalu kencang atau terlalu tinggi, atau setirnya terlalu patah, atau apakah putaran bannya terlalu kencang.
AYC juga akan berkerja spontan hanya sepersekian detik untuk membantu pengemudi. Jadi semua sistem yang ada tidak membebani mobil sehingga membutuhkan energi lebih.
Saat dites bermanuver di rentang kecepatan 60-70 kilometer per jam, mobil sama sekali tidak terasa gejala oversteer. Menariknya indikator AYC yang ada di meter cluster memperlihatkan proses bagaimana mobil itu bekerja keras membantu pengemudi untuk tetap berada di jalur yang benar.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
