Logo JawaPos
Author avatar - Image
12 Maret 2025, 15.49 WIB

Viral, Mobil Mogok Akibat Pertamax Kecampur Air, Pertamina Ngeles Begini

Pertamax kecampur air di Solo bikin rugi konsumen. (Platform X). - Image

Pertamax kecampur air di Solo bikin rugi konsumen. (Platform X).

 
 
JawaPos.com - BBM Pertamina jenis Pertamax kembali viral. Bukan dioplos seperti yang baru-baru ini terungkap, kali ini Pertamax viral karena lagi dan lagi tercampur dengan air.
 
BBM Pertamax yang tercampur air itu bahkan memakan korban. Mobil Honda HR-V milik warga di Jebres, Solo, Jawa Tengah jadi mogok karena diisi Pertamax yang bonus air.
 
Kejadian tersebut beberapa hari lalu viral di media sosial. Kontan saja, Pertamax yang kembali tersandung isu itu membuat kepercayaan masyarakat jadi makin sulit diperbaiki.
 
Terkait dengan insiden Pertamax tercampur air di Solo, Pertamina Patra Niaga buka suara atas posting-an viral konsumen pemilik mobil HR-V yang alami mogok, usai mengisi BBM jenis Pertamax diduga dicampur air di salah satu SPBU kawasan Solo timur.
 
Dalam keterangannya, Area Manager Communication, Relations & Corporate Social Responsibility (CSR) PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah Taufiq Kurniawan tak membantah adanya insiden BBM Pertamax dicampur air tersebut.
 
Namun, diungkapkan Taufiq, tercampurnya BBM dengan air itu bukanlah suatu kesengajaan. Menurut dia, BBM bisa tercampur air diduga akibat adanya rembesan air hujan di dalam tangki penyimpanan Pertamax di SPBU tersebut.
 
"Hasil pengecekan, betul karena curah hujan tinggi mengakibatkan rembesan air. Sekarang sedang dicek sumbernya di mana untuk tangki Pertamax," terang Taufiq dilansir dari Radar Solo (Grup JawaPos).
 
Ia menambahkan, akibat adanya komplain dari konsumen tersebut, pihaknya mengambil keputusan untuk menghentikan penjualan BBM jenis Pertamax di SPBU Pucangsawit. Kemudian dilakukan pengecekan lebih lanjut.
 
 
"Pengisian Pertamax kami stop operasional dulu karena dilakukan pengecekan," tambah dia.
 
Komplain yang dilayangkan pemilik mobil HRV melalui postingan viral itu, ternyata juga bukan satu-satunya. Diakui Taufiq, sejauh ini sudah ada tiga komplain dari pembeli Pertamax di SPBU tersebut.
 
Ketiga komplain tersebut berasal dari dua pembeli menggunakan sepeda motor dan satu pembeli mengendarai mobil.
 
Dua pengendara motor hanya menyampaikan komplain ke pihak SPBU tanpa meminta ganti rugi. Sementara untuk pengguna mobil, pihak SPBU telah memberikan kompensasi ganti rugi atas insiden tersebut.
 
 
 
Editor: Kuswandi
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore