
Tampilan Lamborghini Countach LP500. (carscoops.com)
JawaPos.com – Beberapa tahun terakhir, sejumlah produsen mobil meluncurkan model kelanjutan dari sejumlah mobil klasik yang ikonik. Sebut saja Jaguar yang meluncurkan C-Type dan Bentley yang merilis Speed Six.
Namun, produsen otomotif asal Italia, Lamborghini tak tertarik untuk mengikuti jejak serupa. Menurut kepala layanan Lamborghini Polo Storico, Giuliano Cassataro, membangun mobil yang dimodifikasi atau mobil yang diproduksi ulang sama saja dengan menulis ulang sejarah.
Hal itu adalah sesuatu yang tidak ingin dilakukan oleh Lamborghini. Meskipun mungkin bisa menghasilkan banyak uang dengan membangun kendaraan seperti itu.
"Kami tidak ingin mengubah sejarah. Dengan Revuelto, Huracán, dan Urus, kami membangun warisan masa depan. Namun, warisan kami saat ini adalah apa adanya,” kata Cassataro seperti dikutip Carscoops dari The Drive.
“Kami merayakan Miura melalui Aventador Miura Homage, dan itu bukan mobil yang akan dilanjutkan. Ini adalah hal maksimal yang dapat kami lakukan,” imbuhnya.
Hal paling mendekati yang dilakukan Lamborghini terkait pembangunan model lanjutan adalah Countach LP500 yang dirancang untuk meniru prototipe terkenal yang hancur selama uji tabrak.
“Ini adalah proyek untuk merayakan ulang tahun Countach yang ke-50. Salah satu pelanggan dan kolektor terbaik kami mulai bermimpi, ia ingin menjadi bagian dari proyek ini. Kami mulai bermimpi bersamanya,” ungkap dia.
Namun butuh waktu 25.000 jam untuk membangunnya. Hanya saja Lamborghini tak menganggap pembuatan Countach LP500 sebagai kelanjutan.
“Pada akhirnya, mobil itu butuh waktu 25.000 jam untuk diselesaikan. Departemen penelitian dan pengembangan kami banyak mendukung kami, dan departemen Centro Stile kami juga banyak membantu. Itu membutuhkan banyak sekali penelitian,” tutup Cassataro.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
