JawaPos.com - Tesla Model Y menjadi mobil terlaris di Tiongkok pada tahun 2024 dengan penjualan sebanyak 480.309 unit. Tak seperti kebanyakan negara yang menampilkan grafik menurun, volume penjualan Model Y di Tiongkok meningkat.
Seperti dilansir dari Car News China, Rabu (15/1), angka ini naik 5,24 persen dari 456.394 mobil pada 2023. Bahkan, Tesla Model Y sempat berada satu posisi di belakang sedan BYD Qin Plus pada November 2024.
Produsen mobil Amerika itu menyalip dan mengakhiri penjualannya dengan baik pada Desember dengan penjualan 61.881 unit. Angka ini merupakan yang tertinggi ketiga setelah penjualan pada November 2022 sebanyak 69.098 unit dan penjualan pada Agustus 2022 sebanyak 62.169 mobil.
Perlu diingat bahwa Tesla Tiongkok menjual 93.766 mobil pada bulan Desember, yang merupakan angka tertinggi ketiga sepanjang sejarah.
Peningkatan penjualan dapat disebabkan oleh upaya pemasaran perusahaan di Tiongkok pada akhir tahun 2024. Misalnya, Wakil Presiden Tesla Grace Tao menyampaikan bahwa Tesla tidak pernah ditarik kembali dalam enam tahun terakhir, yang membuktikan bahwa produknya aman.
Alasan lain untuk pertumbuhan penjualan tersebut yakni peluncuran fitur pemanggilan cerdas dan peluncuran pengurangan pembayaran akhir untuk Model Y di Tiongkok.
Sementara itu, BYD dengan sedan Qin Plus yang menempati posisi kedua memiliki volume penjualan 480.025 mobil, hanya tertinggal 284 mobil dari Tesla Model Y.
Berbanding terbalik, permintaan Tesla Model Y menurun di seluruh dunia. Menurut Analis Otomotif Felipe Munoz, penjualan crossover ini menurun sebesar 27 persen di Norwegia, sebesar 87 persen di Islandia, dan sebesar 31 persen di Luksemburg.
Selain itu, Pada 10 Januari Tesla Model Y “Juniper” baru diluncurkan di Tiongkok dengan kisaran harga 263.500-303.500 yuan (Rp 582-607,8 juta).
Model baru ini menawarkan eksterior yang lebih segar, hambatan yang lebih rendah sebesar 0,22 Cd, bagasi yang lebih lapang 100 liter (dengan kursi belakang dilipat), dan spesifikasi yang ditingkatkan.
Kendaraan ini akan mulai dikirimkan pada Maret 2025 di Tiongkok. Tesla Model Y baru menerima 50.000 pesanan pada hari peluncurannya di Tiongkok, menandai awal yang baik.