JawaPos.com-Mobil dengan teknologi hybrid saat ini mulai dilirik. Beda dengan dulu, setidaknya 10 tahun ke belakang, saat mobil hybrid orang cuma kenal Toyota Camry, sekarang beda lagi.
Hampir semua merek mobil saat ini punya dan menjual mobil hybrid. Jepang banyak, Korea dan Tiongkok juga ada, intinya semua punya dengan beragam keunggulan dan fitur yang ditawarkan ke konsumen.
Omong-omong soal mobil Hybrid, Mitsubishi juga pernah meluncurkan mobil hybrid mereka. Pada 2019 lalu, Mitsubishi meluncurkan Outlander PHEV di Indonesia.
Namun sayangnya, mobil dengan konsep Plug-in Hybrid Electric Vehicle atau PHEV itu berhenti dijual pada 2023. Puncaknya, Mitsubishi memastikan kalau Outlander PHEV disuntik mati pada 2024.
Sebagai pengingat, Mitsubishi Outlander PHEV diluncurkan di Indonesia dengan harga mulai Rp 1,2 miliaran pada GIIAS 2019 lalu. Mitsubishi Outlander PHEV sendiri merupakan mobil hibrida yang memiliki dua jenis motor penggerak roda, yaitu mesin listrik dan mesin bensin.
Mengingat lagi spesifikasi mobil Outlander PHEV yang sekarang harga bekasnya murah banget, kendaraan tersebut hadir dengan teknologi plug-in hybrid yang merupakan perpaduan mesin gasoline 2,4 L, motor, dan baterai yang menjadikan kendaraan ini ramah lingkungan namun tetap memberikan kenyamanan maksimal untuk penggunanya.
Dilengkapi dengan teknologi elektrik yang terintegrasi, yang menjadi andalan pada teknologi ini yaitu sistem penggerak motor yang terintegrasi sedemikian rupa dengan baterai dan mesin.
New Outlander PHEV hadir dengan 3 (tiga) mode: EV Drive Mode, Series Hybrid Mode, dan Parallel Hybrid Mode. Pada mode EV Drive, motor menggerakkan kendaraan dengan tenaga listrik dari baterai sehingga tidak ada konsumsi bahan bakar dan emisi CO2 yang membuat kendaraan menjadi senyap, bersih, dan bertenaga.
Sedangkan, Hybrid Driving Mode dibagi menjadi 2 (dua) mode. Pertama, Series Hybrid Mode merupakan perpaduan mode elektrik dan mesin. Mesin gasoline 2,4 L akan menghasilkan listrik jika baterai lemah dan menambah tenaga saat mobil melaju dengan kecepatan tinggi atau menanjak.
Pada Parallel Hybrid Mode, mesin gasoline akan melaju dengan bantuan motor saat kendaraan membutuhkan ekstra tenaga (saat kecepatan tinggi atau saat efisiensi mesin tinggi).
Dilengkapi dengan teknologi listrik yang terintegrasi, produk ini memberikan manfaat yang sangat luas bagi kehidupan masyarakat. Dengan instalasi khusus, kendaraan ini dapat diisi ulang dengan tenaga listrik yang tersedia di rumah para pengguna.
Tidak hanya menggunakan tenaga listrik sebagai tenaga utamanya, kendaraan ini juga dapat menjadi sebuah generator yang menjadi sumber tenaga listrik untuk perangkat lainnya.
Didukung dengan struktur kerangka mobil yang tangguh dan dilengkapi dengan sistem Super All Wheel Control (S-AWC) yang merupakan sistem kendali terintegrasi dari Mitsubishi Motors, menjadikan produk ini aman untuk melintas di berbagai medan. (*)
Ini