JawaPos.com - Banyak pecinta sepak bola Indonesia kecewa. Sebabnya adalah kabar pemecatan pelatih atau coach Tim Nasional Shin Tae-yong oleh PSSI.
Federasi resmi itu mengakhiri kerja sama dengan juru taktik asal Korea Selatan tersebut. Keputusan itu disampaikan langsung oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (6/1) siang.
Erick menyebut federasi sudah menginformasikan hal itu kepada Shin Tae-yong melalui Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji.
"Pak Sumardji sudah ketemu Shin Tae-yong tadi pagi dan coach Shin Tae-yong sudah menerima surat memyurat, nanti tentu ada proses berikutnya mengenai hubungan kita yang sudah berakhir. Saya ucapkan terima kasih," kata Erick Thohir.
Masa depan Shin Tae-yong sebelumnya menjadi tanda tanya besar dalam beberapa hari terakhir. Semua dimulai dari sebuah artikel media Italia, Tuttosport, yang tiba-tiba mengompori PSSI untuk mengganti pelatih Timnas Indonesia karena Shin Tae-yong terlalu fokus pada kekuatan fisik.
Selain itu, media Tuttosport juga mengusulkan Timnas Indonesia agar ditangani oleh pelatih Eropa, mengingat pemain dalam skuad Garuda sekarang banyak dihuni oleh pemain yang lahir dan besar di benua Biru.
Terlepas dari pemecatan Shin Tae-yong yang bikin sedih penggemar sepak bola di Indonesia karena beberapa prestasinya, Shin Tae-yong cukup dikenal di dunia otomotif Indonesia karena beberapa kali hadir di acara resmi Hyundai Motors Indonesia (HMID).
HMID pernah menghadiahkan Shin Tae-yong dengan sebuah mobil mewah yang akhirnya jadi mobil kesayangan dirinya selama di Indonesia. Mei lalu, coach Shin Tae-yong mendapatkan apresiasi dari HMID atas prestasinya membawa timnas U-23 melaju sampai empat besar Piala Asia U-23 2024 di Qatar.
Tak main-main, jenama otomotif asal Korea Selatan itu memberikan satu unit Genesis Electrified G80 Long Wheelbase kepada pelatih yang juga berasal dari Korsel tersebut.
Secara spesifikasi, Genesis Electrified G80 merupakan salah satu model mewah keluaran merek kendaraan global dari Hyundai Motor Group. Seperti namanya, mobil tersebut merupakan mobil listrik yang menggendong baterai Li-ion berkapasitas 87,2 kWh, yang menawarkan daya jelajah bersaing, yakni hingga 500 km dalam sekali pengisian.
Motor listrik ganda yang dipasang di depan dan belakang untuk menggerakkan seluruh rodanya menghasilkan output gabungan 365 tenaga kuda (370 PS) dan torsi 700 Nm. Kecepatan maksimal yang dijanjikan mobil ini adalah 225 km/jam.
Selain Genesis Electrified G80 pemberian HMID, sebelumnya Shin Tae-yong juga akrab dengan mobil SUV Hyundai yang jadi andalannya untuk wara-wiri di Indonesia. Mobil tersebut adalah Hyundai Palisade.
Tunggangan sehari-hari STY itu bahkan beberapa kali di-posting di media sosial Instagram pribadinya @shintaeyong7777. Berkelir hitam, STY dengan bangga menyebut kalau Hyundai Palisade merupakan kendaraan andalannya.
Sebagai informasi, Hyundai Palisade resmi diluncurkan untuk pasar Indonesia pada akhir 2020 lalu. Mobil bertubuh bongsor ini menjadi produk ketiga dari PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) di 2020 setelah sebelumnya mendatangkan Hyundai Ioniq Electric dan Kona Electric.
Hyundai Palisade merupakan SUV premium terbaru yang tidak hanya mengedepankan nuansa mewah tapi juga berdimensi cukup panjang dan lebar. Mobil ini menjadi SUV terbesar dan terluas yang pernah Hyundai miliki.