JawaPos.com - Perusahaan patungan SAIC-Volkswagen berencana untuk meluncurkan tiga model baru di pasar Tiongkok agar kembali bangkit. Tiga model tersebut diberi nama kode internal A, B, dan C yang mencakup segmen BEV, EREV, dan PHEV.
Seperti dilansir dari Car News China, model A dan B akan dikembangkan oleh SAIC. A adalah sedan PHEV yang dimodifikasi berdasarkan Roewe D7 yang telah diluncurkan.
Sedangkan B adalah SUV EREV kelas menengah ke atas yang dimodifikasi berdasarkan salah satu kendaraan IM Motors yang belum dirilis (nama kode internal S31L).
Teruntuk C, akan dikembangkan oleh Volkswagen. Mobil ini diposisikan sebagai SUV listrik murni berdasarkan platform CEA (China Electrical Architecture) yang dibangun bersama oleh Xpeng dan Volkswagen. Ketiga model tersebut akan mengadopsi logo VW Volkswagen.
Ini bukan pertama kalinya kabar seperti ini muncul. SAIC-Volkswagen sebelumnya juga sempat dikabarkan akan meluncurkan PHEV dan EREV pada April tahun ini.
Saat itu, beberapa media bahkan melaporkan bahwa Volkswagen akan meluncurkan EREV yang diposisikan sebagai SUV kelas B, khusus untuk pasar Tiongkok dan direncanakan akan mulai diproduksi pada 2026.
Sementara itu, pada 27 Juni kemarin, Volkswagen, SAIC, Volkswagen (China) Investment, Volkswagen (China) Technology, dan SAIC-Volkswagen menandatangani sejumlah perjanjian kerja sama teknis terkait proyek produk baru SAIC Volkswagen.
Berdasarkan perjanjian tersebut, Volkswagen akan bersama-sama mengembangkan tiga model PHEV dan dua model BEV dengan mitra Tiongkok.
Sebagai informasi, Menurut Asosiasi Mobil Penumpang Tiongkok (CPCA), SAIC-Volkswagen telah menjual 1,049 juta kendaraan selama 11 bulan pertama tahun 2024.
Pada bulan November sendiri, perusahaan patungan tersebut telah menjual 123.000 kendaraan, naik 5,9 persen dari tahun ke tahun, dengan pangsa pasar sebesar 5,1 persen, menempati peringkat ketujuh dalam penjualan eceran mobil di Tiongkok.
Pada saat yang sama, patungan FAW-Volkswagen pun menjual 147.000 kendaraan pada November, turun 12 persen dari tahun ke tahun, dengan pangsa pasar sebesar 6,1 persen dan menempati peringkat keempat.