Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 23 Desember 2024 | 00.30 WIB

Proton asal Malaysia Rilis Mobil Listrik Pertamanya dengan nama e.MAS 7, Tampak Seperti Geely Galaxy E5 yang Berganti Merek

Mobil listrik Proton e.Mas 7. (Carscoops)

 

 
 
JawaPos.com - Produsen mobil asal Malaysia, Proton, baru saja meluncurkan mobil listrik dengan nama e.MAS 7. Peluncuran mobil ini sekaligus menandakan mobil listrik pertama perusahaan tersebut.
 
 
Seperti dilansir dari carscoops, mobil bergaya Porsche ini bisa dibilang sebagai Geely Galaxy E5 yang berganti merek. Namun, tak membuat terobosan baru tetapi tetap terlihat modern.
 
Daripada berlama-lama, berikut Proton e.MAS 7 selengkapnya!
 
Proton e.MAS 7 merupakan SUV kompak yang memiliki panjang 4.615 mm (181,7 inci) dan memiliki jarak sumbu roda 2.750 mm (108,3 inci). 
 
Mobil ini tampak mirip dengan Geely Galaxy, satu-satunya perbedaan hanya terlihat di logo Proton yang ditempatkan di kap mesin dan tak adanya gril khas mobil Geely yang menyala.
 
e.MAS 7 dan Galaxy juga memiliki sejumlah kemiripan yang meminjam gaya Porsche, diantaranya lampu LED belakang yang lebar dan terdapat ukiran di permukaan. 
 
Sementara itu, mobil ini juga menawarkan warna ‘Quartz Rose’ yang kebetulan mirip dengan Porsche Macan EV Provence. Selain itu, Proton juga menawarkan empat warna lain, yakni Platinum Silver, Turquoise Green, Slate Grey, dan Lithium White, dengan interior Indigo Blue.
 
Teruntuk dapur pacu, mobik ini menggunakan Arsitektur Energi Baru Cerdas Global (GEA) milik Geely dan dilengkapi dengan motor listrik tunggal yang dipasang di bagian depan dan mampu menghasilkan tenaga 215 hp serta torsi 320 Nm. 
 
Atas hal itu, mobil ini bisa berakselerasi dari 0-100 km/jam (62 mph) dalam waktu 6,9 detik. Hasil ini, menjadikannya sebagai Proton tercepat sejauh ini.
 
Pada pilihan paket baterai, mobil ini menawarkan dua pilihan, diantaranya berkapasitas 49,52 kWh dan 60,22 kWh, yang memungkinkan jangkauan WLTP masing-masing 345 km (214 mil) atau 410 km (255 mil). 
 
Proton pun mengklaim bahwa baterai ini bisa mempertahankan status kesehatan 90,5 persen setelah 921 siklus, yang setara dengan 400.000 km (250.000 mil).
 
Terkait harga, mobil listrik ini dibanderol mulai dari RM 109.800 atau setara dengan Rp 395,28 juta hingga RM 123.800 atau setara dengan Rp 445,6 juta.
 
Harga ini lebih murah dibanding pesaingnya sekaligus EV terlaris di Malaysia, yakni BYD Atto 3 yang mematok harga mulai dari RM 149.800 atau setara dengan Rp 538,8 juta. (*)
 

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore