
Ilustrasi: Penggantian oli matic perlu dilakukan periodik. (Dodson Service).
JawaPos.com - Memahami frekuensi penggantian oli matic adalah kunci untuk memastikan performa optimal dan umur panjang transmisi mobil matic kita. Sebab, oli matic memainkan peran penting dalam menjaga kehalusan perpindahan gigi dan mencegah kerusakan komponen transmisi.
Namun, pertanyaan yang mungkin sering diajukan adalah, berapa sering seharusnya Anda mengganti oli matic? Atau perlukah oli matic dikuras?
Dilansir dari Astra Otoshop, penggantian oli transmisi matic secara teratur sangat penting untuk menjaga kinerja dan umur panjang transmisi mobil matic. Umumnya, penggantian oli transmisi matic direkomendasikan setiap 40.000-60.000 kilometer atau 2-3 tahun, tergantung pada kondisi penggunaan mobil dan rekomendasi produsen.
Namun, angka interval jarak tempuh ini tidak sepenuhnya akurat. Sebab, ada banyak faktor lainnya juga yang dapat mempercepat waktu ataupun memperlambat waktu penggantian oli matic.
Faktor yang dapat mempengaruhi frekuensi penggantian oli transmisi matic mobil sendiri ada banyak. Beberapa antara lain adalah penggunaan kendaraan dalam kondisi yang berat, seperti berkendara dalam lalu lintas padat, seringnya berhenti-start, atau berkendara di daerah dengan kemiringan tinggi, dapat mempercepat pemakaian oli transmisi.
Kendaraan yang sering melakukan towing juga dapat meningkatkan beban pada transmisi. Kemudian, berkendara dalam kondisi cuaca ekstrem, seperti panas ekstrem atau suhu rendah juga dapat mempengaruhi kinerja oli transmisi. Pada kondisi-kondisi ini, oli mungkin lebih cepat mengalami penurunan.
Selain itu, pemeliharaan yang tidak sesuai, seperti kurangnya pemeriksaan level oli, dapat menyebabkan kondisi oli memburuk lebih cepat. Dan, filter transmisi yang tidak berfungsi dengan baik dapat menyebabkan kotoran dan partikel yang merugikan masuk ke sistem transmisi. Ini dapat mempercepat keausan komponen dan memerlukan penggantian oli lebih sering.
Oli mobil matic sendiri harus diganti secara berkala, sesuai dengan pemakaian mobil. Menurut informasi yang tersedia, Anda disarankan menguras dan mengganti oli mobil matic berdasarkan waktu atau jarak tempuh, yakni antara setiap 40 ribu km hingga 60 ribu km karena kualitas oli sudah akan berkurang setelah menempuh jarak tersebut.
Jadi, setiap berapa lama sekali Anda harus mengganti oli? Jawabannya adalah sesuai dengan pemakaian mobil. Apabila penggunaan mobil Anda tergolong sedang atau bahkan rendah, Anda kemungkinan hanya perlu mengganti oli transmisi sekali setiap dua hingga tiga tahun.
Tetapi, bila Anda sering menggunakan mobil Anda untuk menempuh perjalanan panjang, Anda mungkin perlu mengganti oli transmisi setiap tahun. Sementara untuk periode kuras oli matic sendiri biasanya ada di angka 100 ribu km. Jika sudah mencapai angka tersebut di odometer mobil matic Anda, disarankan untuk melakukan kuras transmisi matic.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
