Kijang Innova dan Innova Reborn sendiri, untuk yang bermesin bensin, sudah dari lahir merupakan mobil yang boros BBM. Banyak pengguna Innova bensin ini mengeluh kalau mobil satu ini borosnya mematikan. Nggak ada lawan.
Kijang Innova dan Innova Reborn yang bermesin bensin dan keluhan borosnya sendiri selalu jadi bahasan menarik di setiap diskusi komunitas otomotif di media sosial seperti Facebook dan grup diskusi lainnya seperti di forum internet.
Bayangkan, untuk sebuah mobil keluarga, Innova bensin paling irit hanya mampu menempuh 1:9 sampai 1:10 atau paling irit 1:11 jika rute luar kota. Sementara kalau pemakaian dalam kota, borosnya nggak ketulungan, bisa 1:6 dan 1:7 atau satu liter BBM untuk jarak 7 km. Gila, kan.
Lantas, apa yang menyebabkan Innova dan Innova Reborn ini jadi boros BBM, boros mematikan dan jadi sahabat Pertamina, doyan banget minum? Berikut alasannya dirangkum dari berbagai sumber.
Bodi Terlalu Berat
Alasan pertama dan paling masuk akal dari Kijang Innova dan Innova Reborn kenapa boros BBM adalah karena beratnya yang kelewatan untuk ukurannya. Ditambah, mesinnya yang berkubikasi hanya 2.000 cc dianggap tak cukup mumpuni untuk mendorong bodi mobil tersebut.
Menurut data spesifikasi, berat kosong Kijang Innova sebelumnya di antara 1.480 – 1.570 kg. Sedangkan All-New Innova 1.690 – 1.860 kg tergantung pada tipe atau aksesori yang ada di dalam mobil. Artinya, rata-rata berat dari Kijang Innova ini adalah 1,5 ton lebih.
Mesinnya dianggap kurang mumpuni untuk menggendong dan menggeret bodi Kijang Innova dan Innova Reborn yang sebegitu berat. Itu baru berat kosong, bayangkan ditambah penumpang hingga 7 orang plus muatan penuh, akan seperti apa kerja keras mesin Kijang Innova ini.
Mesin Tak Sesuai dengan Bobot Bodi
Mesin Innova Reborn dan Kijang Innova lama masih menjadi favorit masyarakat Indonesia, baik itu bensin maupun dieselnya bisa dibilang bandel dan sangat irit bahan bakar. Untuk mesin bensinnya, Innova lama menggunakan mesin 2.0-liter dengan teknologi VVT-i yang menjanjikan tenaga 136 PS dan 5.600 rpm dengan torsi 182 Nm pada 4.000 rpm.
Sedangkan Innova Reborn menggunakan mesin dengan kapasitas yang sama tetapi sudah mengadopsi teknologi Dual VVT-i dan mengalami kenaikan performa dengan tenaga 139 PS pada 5.600 rpm dan torsi maksimum 183 Nm pada 4.000 rpm.
Bayangkan, untuk tenaga rata-rata di 130 ps lebih sedikit, mesin Kijang Innova dan Innova Reborn bensin ini mesti menari bodi yang sedemikian berat. Nggak heran kalau tenaga Kijang Innova dan Innova Reborn bensin ini loyo pada tarikan awalnya, dan inilah yang jadi faktor penentu kenapa Innova dan Innova Reborn bensin boros banget BBM.
Pada Innova Reborn, mesinnya sudah dual VVT-i, tetap saja tak mampu mengurangi efisiensi konsumsi BBM pada generasi Kijang ini. Ada perbaikan, sedikit lebih irit, namun tidak terlalu signifikan. Kalau di dalam kota, kondisi stop and go, baik Kijang Innova dan Innova Reborn konsumsi BBM-nya akan sama saja.
Faktor borosnya Kijang Innova dan Innova Reborn bensin juga disebut karena track record Toyota itu sendiri. Dari keluarga Kijang, mobil Toyota satu ini memang mesinnya dikenal untuk durabilitas, ketahanan dan bukan performa, jadi wajar saja kalau karakteristik mesinnya memang agak loyo dan boros.
Rasio Gigi Terlalu Rendah
Faktor ketiga yang bikin keluhan boros BBM selalu melekat pada Kijang Innova dan Innova Reborn adalah rasio gear yang terlalu rendah. Kecenderungan mobil Innova dan Innova Reborn bahkan hingga keluarga Kijang terdahulunya adalah mesinnya yang menggerung.
Menggerung ini bukan karena kencang, tapi karena rasio giginya yang terlalu pendek atau rendah, jadi baru jalan sedikit, sudah minta ditambah gigi, hingga pada tenaga puncaknya, mesin sudah kehabisan nafas dan ini bukan rahasia lagi, banyak mekanik mobil mengamini kelemahan keluarga Kijang ini bahkan hingga generasi Innova dan Innova Reborn yang bensin.
Itu faktor teknis bawaan lahir, sementara dari faktor non teknis, yang bisa bikin Innova dan Innova Reborn jadi makin boros adalah karena adanya kerusakan. Melansir Dokter Mobil, ada tiga hal lagi yang bisa bikin Innova dan Innova Reborn bensin jadi boros BBM.
Nozzle Injektor Bocor
Injektor berfungsi menyuntikkan bahan bakar ke arah ruang bakar. Namun ketika nozzle injektor ini bocor atau rusak maka nozzle akan menyemprotkan lebih banyak bahan bakar. Padahal menyemprotkan lebih banyak bahan bakar hanya pemborosan.
Mampet di Saluran Bahan Bakar
Saluran bahan bakar yang mampet akan menyebabkan ruang bakar mendapatkan suplai bensin yang kurang dari seharusnya. Suplai bensin yang kurang dari seharusnya akan menyebabkan banyak BBM terbakar dengan sia-sia. Hal ini menyebabkan mesin memerlukan lebih banyak bahan bakar.
Salah Settingan ECU
Innova yang sudah diremap memang akan bertambah tenaganya. Namun ketika settingannya salah, mobil Innova kesayangan anda bisa menjadi lebih boros bensin. Lantas apa solusi mengatasi penyebab innova bensin boros akibat remap ini?
Settingan remap bisa dikembalikan atau disetting ulang ke settingan default. Atau settingan bisa diperbaiki dengan settingan yang lebih tepat sehingga tidak hanya tenaganya naik, namun konsumsi BBM tetap stabil.