Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 30 Juli 2024 | 06.29 WIB

Hyundai Tahan Kenaikan Harga untuk Stabilkan Penjualan dan Fokus Berinovasi

Mobil listrik Hyundai IONIQ 5 N tampil pertama di GIIAS 2024. (Dok. HMID) - Image

Mobil listrik Hyundai IONIQ 5 N tampil pertama di GIIAS 2024. (Dok. HMID)

JawaPos.com - Harus diakui bahwa hingga saat ini belum melihat titik balik geliat penjualan mobil domestik. Pabrikan pun menatap pencapaian target secara keseluruhan penjualan otomotif agak sulit dalam pencapaian angka yang ditargetkan baik dari asosiasi maupun pemerintah.

Menyikapi hal ini PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) mengambil langkah menurunkan asumsi pasar mobil Indonesia di tahun 2024 menjadi 800 ribu unit. Ini dilakukan seiring dengan penurunan pasar yang tercatat 15% pada semester pertama tahun ini. 

Chief Operating Officer (COO) HMID, Fransiscus Soerjopranoto mengungkapkan bahwa realitas pasar yang sulit menembus angka 900 ribu unit tahun ini didorong oleh penurunan signifikan pada awal tahun.

"Jika tahun lalu, pasar mobil 900 ribuan dan semester pertama tahun ini pasar turun 15%, maka pasar mobil di tahun ini pasti dibawah 900 ribu," ungkapnya kepada JawaPos.com, (29/7).

Pria jangkung yang akrab di sapa Pak Sur tersebut menambahkan bahwa untuk meningkatkan penjualan Hyundai, pihaknya konsisten dengan strategi yang dilakukan dengan memperkenalkan produk baru seperti All New Kona Electric dan Ionic 5N.

"Pengenalan mobil baru akan kita lakukan dan berlanjut di semester kedua tahun ini," ujarnya.

Langkah Hyundai di Indonesia berkomitmen untuk tidak menaikkan harga, hal ini sesuai himbauan Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang. Walaupun beberapa APM sudah menaikkan harganya sejak kuartal kedua lalu.

"Komitmen ini kami lakukan sebagai bukti kami selalu mematuhi dan melaksanakan arahan pemerintah seperti memperkenalkan mobil listrik pertama, membangun ekosistem charging station, membangun pabrik perakitan, dan baru-baru ini kami membangun pabrik listrik pertama di Indonesia," ujarnya.

Dirinya menegaskan bahwa, semua ini merupakan bukti keseriusan Hyundai bergandengan tangan dengan pemerintah dalam membangun industri otomotif tanah air tercinta, Indonesia.

"Kami sangat senang mendengar beberapa APM berhasil mencatatkan penjualan di GIIAS tahun ini lebih baik dari tahun lalu. Bahkan lebih dari 10%. Artinya regulasi yang mengatur insentif saat ini, pengenalan produk baru, dan program penjualan yang menarik khususnya mobil listrik sudah cukup menaikkan pasar mobil di Indonesia," pungkasnya.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore