Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 3 Juli 2024 | 14.59 WIB

Alasan Mobil Matic Tak Boleh Didorong saat Mogok, Kalau Nekat Siap-siap Keluar Duit Banyak

Ilustrasi mendorong mobil yang mogok. (Freepik) - Image

Ilustrasi mendorong mobil yang mogok. (Freepik)

JawaPos.com - Hari apes tak ada di kalender, beda dengan hari libur nasional atau tanggal merah. Makanya, siapa saja bisa kena hari apes tanpa pandang buluh. Kalau waktunya kena, ya kena, termasuk kalau tiba-tiba mobil mogok.

Nah, mobil mogok ini bisa terjadi kapan saja dengan berbagai faktor dan penyebab. Kalau sampai mogok, pemilik mobil akan mendorong mobilnya ke pinggir jalan atau lokasi lain yang aman. Namun hati-hati buat Anda yang menggunakan mobil dengan transmisi otomatis atau mobil matic.

Ketika mobil matic mogok, kalau dipaksakan mendorongnya dapat berisiko merusak komponen transmisi. Karena meski posisi tuas transmisi di N atau netral sekalipun, mekanikal dalam transmisi tetap berputar ketika mobil didorong.

Dikutip dari Toyota Astra, sistem transmisi matic lebih kompleks ketimbang transmisi manual sehingga saat mesin sebagian tidak bekerja sebaiknya tidak dioperasikan. Kondisi ini cukup berbahaya karena mesin yang tidak bekerja membuat pelumas transmisi matic stop operasi.

Seperti diketahui, roda dan transmisi matic selalu terhubung meskipun mesin mati. Komponen mekanis transmisi seperti kopling, bearing, dan gigi transmisi bisa rusak lantaran dipaksa berputar, apalagi kalau sampai dalam waktu lama.

Karena sejatinya transmisi matic mengandalkan sirkulasi oli yang baru bekerja saat mesin hidup. Kalau pelumas sama sekali tidak bersirkulasi, komponen transmisi otomatis yang bergesekan tidak akan terlindungi.

Ketika mobil didorong, sebagian mekanikal transmisi akan berputar tanpa pelumas sehingga berisiko rusak. Maka jangan coba-coba mendorong mobil matik yang mogok. Kecuali dalam jarak singkat seperti menepikan mobil ke bahu jalan.

Pun saat membawa mobil ke bengkel resmi, roda penggerak harus diangkat dan tidak boleh menyentuh aspal supaya tidak memutar transmisi dan mesin.

Kalau nekat memaksakan, siap-siap bukan hanya transmisi mobil matic Anda yang jebol. Tapi juga kantong Anda. Sebab perbaikan transmisi mobil matic terkenal mahal, apapun jenis transmisi matic-nya.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore