Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 24 Juni 2024 | 20.54 WIB

Ferrari Siapkan Super Car Listrik Perdana, Siap Meluncur pada 2025 dengan Harga Gila-gilaan

Ilustrasi pabrik mobil Ferrari

 
JawaPos.com - Ikut tren mobil listrik, Ferrari dikabarkan bersiap meluncurkan super car bertenaga setrum mereka. Pabrikan mobil eksotis, terkenal dengan performa tinggi yang bermarkas di Maranello, Italia itu akan meluncurkan super car elektrik pertamanya pada 2025.
 
 
Menurut Reuters, dilansir via Motor1, sumber mereka telah mendengar rumor tersebut sejak beberapa waktu ke belakang. Harga mobil Ferrari listrik disebut tidak akan murah dengan paling murah akan dibanderol mulai EUR 500 ribu atau berkisar Rp 8,8 miliar lebih.
 
Namun, harganya bisa sangat bervariasi di seluruh dunia karena pajak regional, sehingga konversi langsung tidak selalu akurat. Apa pun masalahnya, rumor yang beredar menyebutkan harga yang diminta adalah untuk versi dasar, tetapi hampir tidak ada pemilik yang membeli Ferrari tanpa opsi apa pun. 
 
Dugaan harga permintaan yang dikonversi tersebut kira-kira sama mahalnya dengan model mobil Ferrari SF90 Stradale biasa. Sumber Reuters juga mendengar selentingan bahwa Ferrari EV kedua telah memasuki tahap pengembangan awal. 
 
Setelah SUV Purosangue dan model listrik pertama, menambahkan model lain ke jajaran produk mungkin akan merusak eksklusivitas. Untuk menghindari pengenceran merek, diyakini perusahaan bermaksud membatasi produksi tidak lebih dari 20.000 kendaraan per tahun, setidaknya untuk sementara waktu.
 
Mengenai EV perdananya, kepala Pemasaran Produk Ferrari Emanuele Carando baru-baru ini mengatakan bahwa mobil tersebut akan memiliki "suara autentik" dan akan menjadi "Ferrari sejati". 
 
Pada tahun 2026, model yang tidak disebutkan namanya ini diproyeksikan menyumbang sekitar lima persen dari total penjualan. Kendaraan listrik diperkirakan mewakili 40 persen dari seluruh pengiriman tahunan pada tahun 2030.
 
Selain itu, fokus Ferrari adalah tetap mempertahankan identitas merek bahkan di era listrik. Ferrari menjanjikan “suara autentik” untuk mobil listriknya dan bertujuan untuk membatasi dampak terhadap eksklusivitas khasnya.
 
Peralihan ke arah elektrifikasi ini terjadi bersamaan dengan pembukaan pabrik baru di Maranello. Meski SUV Purosangue sukses, Ferrari berhati-hati untuk tidak hanya menjadi merek SUV saja. 
 
 
Pabrikan tersebut juga baru ini mengisyaratkan peningkatan kapasitas produksi, dengan hypercar yang sangat dinanti-nantikan tersebut diperkirakan akan terungkap akhir tahun ini. Masa depan Ferrari tampaknya merupakan keseimbangan antara tradisi dan inovasi, dengan mesin V12 yang menderu-deru dan mesin listrik yang senyap mendapat tempat di jajarannya. (*)
Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore