JawaPos.com - Ban menjadi komponen penting pada kendaraan yang kita gunakan sehari-hari seperti sepeda motor atau mobil. Namun, ban memiliki usia pakai. Wajib diganti apabila sudah memiliki tanda-tanda kerusakan tertentu atau sudah habis masa pakainya.
Namun seringkali kita lupa, komponen pendukung kinerja ban lainnya juga ada. Dia adalah pentil ban. Ini sering kali kita anggap sepele dan kurang diperhatikan kehadirannya. Padahal, kecil-kecil begitu, perannya sangat vital.
Pentil ban adalah bagian dari setiap ban. Pentil hadir untuk membuat ban tetap tersegel dan mencegah udara keluar, digunakan untuk menambahkan tekanan udara ke dalam ban sehingga berada pada tekanan yang benar.
Pentil ban juga harus selalu memiliki penutup untuk mencegah kehilangan udara. Jadi, jika Anda menemukan salah satu pentil ban Anda tidak lagi memiliki penutup, penting untuk menggantinya.
Nah, soal pentil ban pada mobil, sering saat kita melakukan penggantian ban baru, kita akan ditawarkan untuk sekalian mengganti dengan pentil yang baru. Memang perlu? Seberapa penting mengganti pentil dengan yang baru saat kita mengganti ban baru?
Dilansir dari laman Michelin Indonesia, Sabtu (25/5), mengganti pentil ban sekalian saat mengganti ban baru ternyata penting. Pentil ban termasuk yang perlu diganti saat Anda memasang ban baru. Sebabnya, jika itu adalah katup karet, bagian tersebut akan dipotong dan diganti dengan yang baru.
Kemudian, jika itu adalah katup TPMS (Tyre Pressure Monitoring System) atau Sistem Pemantauan Tekanan Ban elektronik, yaitu dengan sensor tekanan, seluruh katup tidak diganti, tetapi hanya sil di dalamnya untuk menjaga kekencangan udara.
Kemudian, pentil juga perlu diganti lantaran merupakan komponen yang punya bahan metal yang rentan korosi. Dalam kasus kehilangan tekanan udara secara perlahan, memungkin adanya porositas di pentil ban itu sendiri, atau pada bagian inti pentil ban. Hal uni tidak umum, namun bisa terjadi.
Porositas dapat merusak sil, menyebabkan kehilangan udara yang tidak normal dan oleh karena itu pentil ban harus diganti, meskipun ban masih dalam kondisi baik. Keropos juga membuat ban rawan kehilangan tekanan alias kempes.
Bagian dari pentil ban terbuat dari karet. Seiring bertambahnya usia, bahan ini kehilangan sifat penyegelannya. Inilah mengapa disarankan agar pentil selalu diganti saat ban diganti baru.
Namun mengganti pentil sebelum ban mencapai akhir masa pakainya juga bisa saja. Misalnya, jika Anda hanya melakukan perjalanan singkat di dalam kota, ban akan sedikit aus selama bertahun-tahun, tetapi penuaan karet pentil dapat membuatnya keropos.
Dalam hal ini, pentil harus diganti sebelum mengganti ban untuk menghindari kehilangan tekanan. Sebab, ban yang kempes namun dipaksa jalan sangat berbahaya, bisa menjadi penyebab utama pecah ban di jalan raya yang sering menyebabkan kecelakaan.