Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 24 Mei 2024 | 20.21 WIB

Review BYD Seal, Mobil Listrik Premium dengan Performa Prima, Namun Tetap Menawarkan Kenyamanan Berkendara

BYD Seal saat melewati Gedung Sate yang merupakan landmark Kota Bandung - Image

BYD Seal saat melewati Gedung Sate yang merupakan landmark Kota Bandung

JawaPos.com-Pabrikan otomotif asal tiongkok, Build Your Dreams (BYD), resmi memperkenalkan Seal pada event Indonesia International Motor Show (IIMS) 2024. Di antara model lainnya yang telah diluncurkan oleh BYD di pasar otomotif tanah air, yaitu Dolphin dan Atto 3, Seal menjadi model yang paling menarik perhatian.

’’Seal sejauh ini menjadi model yang paling diminati oleh pasar Indonesia. Kami tidak menyangka pasar Indonesia sangat meminati Seal,’’ ungkap Head of Marketing BYD Motor Indonesia Luther T Panjaitan.

Mobil listrik yang masuk dalam kelas sedan premium itu menawarkan model yang futuristik dengan aura sport yang terasa sangat kental. Bodinya sleek dan aerodinamis khas supercar. Seal memiliki dimensi panjang 4.800 mm, lebar 1.875 mm, tinggi 1.460 mm dan wheelbase 2.920 mm. Memakai e-Platform dan sasis modular.

Ada tiga model yang BYD Seal, ketiganya adalah Dynamic Standard Range berpenggerak roda belakang (RWD) yang terhubung ke motor tunggal penghasil tenaga 201 hp dan torsi 310 Nm. Kemampuan akselerasi 0-100 km/jam dalam 7,5 detik dan ditopang baterai LFP 61,4 kWh dengan kemampuan jelajah 460 km (WLTP).

Varian tengah Premium Extended Range. Juga pakai motor tunggal penggerak belakang (RWD), tapi memiliki output lebih besar. Tenaganya sebesar 308 hp serta torsi maksimum 360 km. Kapasitas baterai 82,5 kWh sehingga mampu berjalan sejauh 570 km. Pengisian bisa AC maupun DC fast charging sampai daya 150 kW.

Paling menarik trim tertinggi Performance AWD. Ditenagai dua motor yang menggerakkan keempat roda (AWD). Motor depan bertenaga 215 hp ditambah motor belakang 308 hp. Total daya menjadi 523 hp dan torsi 670 Nm. Tak herannya akselerasinya menyamai supercar. Sprint dari diam sampai 100 km/jam hanya butuh 3,8 detik.

Wartawan JawaPos.com sempat merasakan langsung performa BYD Seal Performance AWD untuk harian maupun saat dibawa melaju ke luar kota melewati jalan bebas hambatan.

Sebagai kendaraan sehari-hari, BYD Seal sangat bisa diandalkan. Bodinya yang aerodinamis dan tenaganya yang besar membuatnya dengan mudah melewati lalu-lintas yang relatif padat di area Jabodetabek. Kemudian dengan ground clearance 120 mm dan roda dengan ukuran 19 inci, membuat mobil masih aman dilajukan di atas jalan bergelombang sekalipun.

Soal konsumsi listrik untuk dikendarai sehari-hari, layaknya supercar, dengan tenaga besar yang dimiliki, Seal pun menyedot listrik yang relatif banyak, meski tidak bisa dibilang boros juga. Sebagai ilustrasi, saat mengambil mobil tersebut di BYD Arista Tebet, Jakarta Selatan, indikator menunjukkan kapasitas baterai sebesar 75 persen.

Seal lalu dibawa ke Bogor, kemudian digunakan untuk berkendara sehari-hari, keesokan hari baterai sudah turun menjadi 30 persen, Lalu, baterai diisi di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) PLN di Pajajaran, Bogor sebesar 50 kWh hingga baterai hampir terisi penuh alias 83 persen.

Dua hari kemudian, baterai kembali di-charge ketika indikator sudah menunjukkan 23 persen. Kali ini diisi sebesar 85 kWh sampai indikator menunjukkan angka 97 persen. Dengan cataran, ketika dipakai untuk kebutuhan sehari-hari, paling kerap yang digunakan adalah mode berkendara eco. Hanya sesekali mencoba mode normal maupun sport.

Selain dicoba untuk dikendarai sehari-hari, Seal juga dites untuk perjalanan jauh. Kali ini rute perjalanan yang dipilih adalah dari Bogor menuju Bandung. Tujuannya, tentu saja ingin melihat segahar apa performa Seal di habitat aslinya yaitu jalan bebas hambatan alias jalan tol.

Sebelum masuk tol, memang masih belum terlihat potensi penuh dari Seal, karena tidak mungkin menggeber mobil dengan kencang, mengingat lalu-lintas yang lumayan ramai pada hari kerja. Namun, setelah memasuki tol, baru performa asli sedan listrik premium itu baru bisa dirasakan dengan penuh.

Walau namanya jalan bebas hambatan, tetap saja pedal gas tidak bisa diinjak sampai mentok, karena bagaimana pun, tetap saja jalan tol bukan sirkuit yang memang diperuntukkan untuk balapan. Tapi, ya masih lumayan bisa geber tipis-tipis lah.

Saat mode digeser dari eco ke sport, torsi melimpah pun siap dinikmati. Sekali injak pedal gas, torsi instan pun langsung terasa. Rambut serasa dijambak saat mobil melaju enteng saja menembus kecepatan di atas 100 km/jam. Tenaganya sangat mumpuni di jalan tol kalau hanya untuk mengejar SUV-SUV bongsor yang kerap viral karena pengemudinya melajukan mobil secara arogan di jalan.

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore