
JetBus 5, jenis bodi bus baru bikinan karoseri Adiputro Malang yang tengah naik daun.
JawaPos.com - Di Indonesia banyak terdapat karoseri besar yang memproduksi coach atau bodi bus dan banyak digunakan untuk berbagai keperluan, yang utama adalah transportasi umum. Salah satu nama karoseri yang paling hits saat ini adalah Adiputro.
Sebagaimana diketahui, karoseri Adiputro bermarkas di Malang, Jawa Timur. Karoseri ini banyak menelurkan bodi-bodi bus yang keren-keren dan menjadi tren tersendiri di kalangan pecinta bus atau BisMania di Indonesia.
Belakangan, salah satu produk bodi bus yang paling populer dari karoseri Adiputro adalah JetBus. JetBus adalah jenama bodi bus jenis bus besar, bus tingkat dan bus sedang yang dibuat dan dikembangkan oleh Karoseri Adiputro asal Malang sejak tahun 2011.
Sebagai salah satu karoseri bus yang populer dan juga banyak digunakan oleh perusahaan bus di Pulau Jawa. JetBus ini telah sampai generasi keempat dengan emblem Jetbus 5 dan menjadi salah satu produk unggulan Adiputro.
Mengingat popularitasnya, tak heran kalau JetBus dari Adiputro ini kemudian banyak ditiru desainnya. Dijiplak, desain tampang bodi JetBus kerap ditiru oleh bengkel-bengkel bodi atau karoseri kecil yang melakukan modifikasi.
Umumnya, bus yang meniru JetBus Adiputro adalah bus lawas yang memang membutuhkan peremajaan dan penyegaran tampilan. Banyak juga yang meniru JetBus ini memang sebelumnya adalah konsumen Adiputro, hanya saja mungkin JetBus-nya adalah model lama sehingga peremajaannya mengikuti yang baru.
Terkait seringnya bodi bus Adiputro yang ditiru bengkel lain, bos Adiputro mengaku kesal. Kekesalannya ini lantaran bodi bus bikinan mereka dibuat oleh talenta-talenta lokal asli Indonesia yang kemudian ditiru oleh orang Indonesia sendiri.
Direktur Adiputro Wirasejati David Jethrokusumo ikut hadir di pameran Busworld 2024 dengan sejumlah produk bus unggulannya.
“Dari yang pertama kesal, sampai sekarang udah biasa (saja). Sakit hati pasti sakit hati, karena kita bikin semua ini kan in house dan yang mendesain ini kan orang Indonesia semua, hasil karya putra-putri Indonesia yang seharusnya kebanggaan kita, di-copy sama orang kita sendiri," terang Direktur Adiputro Wirasejati, David Jethrokusumo ditemui JawaPos.com di arena Busworld 2024 di JI-Expo, Kemayoran.
David melanjutkan, yang juga bikin tambah kesal adalah sudah banyak dijiplak, seringnya yang menjiplak tidak memperhatikan masalah safety. Masalah keamanan, main potong saja, main sambung saja.
Padahal menurut David, setiap bodi bus yang didesain sudah mempertimbangkan segala aspek salah satunya dan paling penting adalah aspek keamanan pada struktur utamanya. Semuanya sudah dihitung, jadi, David menilai, ketika dilakukan modifikasi, tentunya akan berpengaruh juga pada keselamatan dan keamanan bodi bus.
"Ya kita kesal, cuma saya tetap sampaikan, kalau mau meng-copy ya meng-copy, tapi safety harus tetap diperhatikan. Itu yang terjadi (di bus pariwisata PO Trans Putera Fajar) kan, akta kelahiran bus pun sudah berubah, dari beberapa karoseri, terakhir di karoseri, maaf saya ngomongnya agak kasar, abal-abal," kata David menyorot kepada kecelakaan bus pariwisata yang terjadi di Subang, Jawa Barat akhir pekan lalu.
David juga menduga kalau yang melakukan modifikasi tersebut bukanlah karoseri. Melainkan hanya bengkel bodi biasa saja yang menyanggupi perubahan bentuk bodi bus.
"Dia sebenarnya bukan karoseri, tapi workshop, bengkel, diubah dari yang tingginya HD ke SHD, dengan gampangnya bodi dipotong, kemudian ditambahin bodi, lah itu kekuatannya di mana. Padahal kalau kita bikin satu bodi itu, itu kan ada alurnya, getarannya dibuang ke mana (gitu misalnya), nah dia asal potong kan, gimana gitu lho?” katanya heran.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
