Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 12 Januari 2024 | 20.56 WIB

Mobil Lama Parkir di Tempat Panas Langsung Nyalakan AC, Salah!

Sebaiknya tidak mengoperasikan AC mobil sebelum atau bersamaan saat mesin dihidupkan. Dery Ridwansyah/JawaPos.com

JawaPos.com - Tak sedikit pengguna mobil yang langsung menyalakan perangkat Air Conditioner (AC) mobil, ketika mereka masuk ke dalam kabin, walaupun mobil saat itu telah lama diparkir di area terbuka yang terpapar panasnya sinar matahari.

Alasannya agar suhu di kabin segera netral karena sangat panas setelah sebelumnya berjam-jam di parkir di area terbuka dan terkena paparan sinar matahari secara langsung.

Bahkan kebiasaan lain yang tak patut di tiru adalah pengguna mobil itu langsung menutup kaca jendela mobil ketika menyalakan AC.

Padahal, cara seperti itu sangat tidak baik untuk kesehatan, dan bahkan bisa mengundang bahaya saat mereka berkendara.

Pasalnya di dalam mobil itu terdapat barang-barang yang zat-zat pada bahan pembuatannya mengalami reaksi kimia ketika terkena suhu panas.

Misalnya bahan pelapis jok, aksesoris di dalam mobil, hingga parfum. Bahan-bahan tersebut berekasi ketika suhu panas dan melepas senyawa yang bernama benzena.

Sebagai informasi, senyawa tersebut bisa mempengaruhi kondisi tubuh. Bahkan, dari sejumlah penelitian bisa memicu kanker. Minimal berpengaruh terhadap kondisi oksigen dan darah dalam tubuh.

Dampak yang paling rendah dan langsung dirasakan oleh tubuh adalah, orang mengalami mual-mual. Karena ketidak seimbangan oksigen di dalam darah.

Jadi, kalau pengemudi mengalami seperti itu, bisa membahayakan diri sendiri maupun orang lain di jalan.

Yang harus dilakukan ketika menyalakan AC yang benar setelah mobil diparkir berjam-jam di area terbuka yang terkena paparan sinar matahari adalah setelah mobil dinyalakan, buka semua kaca mobil hingga beberapa menit, sampai suhu di kabin benar-benar-benarnetral atau tidak terlampau panas.

Dengan menetralkan suhu kabin itu, maka beban kerja AC untuk mendinginkan kabin juga tidak terlalu berat.

Setelah suhu kabin dirasa sudah  netral, secara perlahan dan bertahap atur tingkat kesejukan AC. Sebaiknya posisikan suhu pada 26 derajat atau 25 derajat celcius.

Setelah beberapa menit kemudian, posisikan ke tingkat yang lebih rendah agar mendapatkan hembusan uap dingin yang lebih banyak, misalnya ke tingkat suhu 22 derajat celcius.

Bila Anda mengetahui resikonya baik bagi mobil ataupun tubuh Anda sebaiknya jangan menganggap sepele AC mobil. Jika AC sudah rusak, Anda akan mengeluarkan biaya yang tidak sedikit untuk memperbaikinya.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore