
Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak (kanan) dan Menteri Keuangan Jeremy Hunt menempelkan lencana Nissan pada mobil saat mereka mengunjungi produsen mobil Nissan, di Sunderland, Inggris, Jumat (24/11).
JawaPos.com - Nissan berencana menggelontorkan investasi sebesar USD 1,4 miliar atau setara Rp 21,7 triliun untuk melakukan pembaruan pabriknya di timur laut Inggris. Tujuan utama dari investasi ini adalah untuk menghasilkan versi listrik (EV) dari dua mobil terlaris perusahaan itu. Menciptakan dorongan ekonomi yang signifikan bagi pemerintah Inggris yang tengah berupaya menghidupkan kembali perekonomian negara yang sedang mengalami lesu.
Produsen mobil Jepang tersebut, yang memproduksi varian bensin atau gas-hibrida dari model Qashqai dan kendaraan crossover Juke yang lebih kecil, menjalankan operasinya di pabrik di Sunderland. Pabrik ini menjadi sumber pekerjaan bagi sekitar 6.000 orang, menciptakan dampak besar dalam sektor ketenagakerjaan di wilayah tersebut.
Dilansir dari Japannews.yomiuri.co.jp, Nissan Motor Co. mengumumkan rencananya untuk melakukan investasi langsung sebesar GBP 1,12 miliar (setara dengan USD 1,4 miliar atau Rp 21,7 triliun) dalam produksi penerus listrik dari dua model mobilnya.
Selain itu, dana tersebut akan mendukung investasi yang lebih besar dalam proyek infrastruktur dan rantai pasokan, termasuk pembangunan gigafactory baru untuk baterai kendaraan listrik di lokasi tersebut, demikian disampaikan oleh pemerintah melalui pernyataan pers terpisah.
"Investasi Nissan adalah bentuk kepercayaan besar-besaran terhadap industri otomotif Inggris," ungkap Perdana Menteri Rishi Sunak, yang menyumbang GBP 71 miliar pound atau setara Rp 1.391 triliun per tahun bagi perekonomian.
Sunak, dalam kunjungan pabriknya, menghadiri pengumuman tersebut bersama Menteri Keuangan Jeremy Hunt, berfoto di jalur perakitan depan Qashqai biru, dan berinteraksi dengan para pekerja serta mengikuti tur dari staf pabrik.
Sehari sebelumnya, Hunt mengumumkan pemotongan pajak dan prioritas anggaran menjelang pemilu nasional di tengah tekanan ekonomi lemah dan inflasi yang tinggi di Inggris. Qashqai dan Juke menduduki peringkat kedua dan ketujuh sebagai kendaraan terpopuler di Inggris tahun ini.
Sementara Nissan juga berkomitmen untuk memproduksi generasi berikutnya dari mobil listrik Leaf di pabriknya. Pada tahun 2021, perusahaan tersebut merencanakan produksi kendaraan listrik dan baterai di Sunderland, dengan pemasok AESC yang dimiliki oleh Envision Tiongkok, yang sekarang akan membuka gigafactory ketiga di lokasi tersebut.
Presiden dan CEO Nissan, Makoto Uchida, menyatakan bahwa kendaraan listrik menjadi inti dari rencana kami untuk mencapai netralitas karbon, dengan peluncuran versi listrik dari model inti Eropa, mempercepat menuju era baru bagi Nissan. Perusahaan menetapkan target untuk menjadikan seluruh jajaran mobil penumpang Eropa menjadi kendaraan listrik pada tahun 2030. Dengan pengumuman ini, visi tersebut menjadi kenyataan di pabrik yang sementara menghentikan produksinya untuk upacara tersebut.
Banyak produsen kendaraan listrik menghadapi kesulitan memenuhi persyaratan produksi baterai di Eropa, namun Nissan, sebagai satu-satunya produsen mobil di Inggris yang memiliki pabrik baterai khusus di dekatnya, mampu bersaing.
Nissan bergabung dengan produsen mobil lain yang beralih ke produksi kendaraan listrik di Inggris, meskipun Pemerintah Inggris menunda tenggat waktu untuk menghentikan penjualan mobil berbahan bakar bensin dan diesel baru hingga 2035.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
