![Mobil listrik Neta V sedang melakukan pengecasan di SPKLU. [Istimewa] - Image](https://cdn-assets.jawapos.com/images/1/2023/11/11/Neta-V-Cas-1894860077.jpg)
Mobil listrik Neta V sedang melakukan pengecasan di SPKLU. [Istimewa]
JawaPos.com - Pendatang baru merek Tiongkok yang hanya memasarkan mobil listrik yaitu Neta mulai melakukan ekspansi dengan membuka diler baru untuk menunjang aftersales.
Produk yang pertama kali dipasarkan adalah Neta V dimana pertama diluncurkan lewat ajang GIAAS beberapa bulan lalu. Bahkan PT Neta Auto Indonesia (NAI) mengklaim kalau produk pertamanya yang dipasarkan mendapat sambutan positif dari konsumen.
Dalam cacatan internal mereka kurang lebih 200 unit sudah dipesan konsumen sejak pertama diluncurkan.
Penasaran dengan Neta V, JawaPos.com mendapat kesempatan untuk menjajal mobil listrik yang berstatus CBU ini beberapa hari.
Masuk kedalam kabin dan berada di balik kemudi Neta V, terasa cukup nyaman dengan postur tinggi 171 cm. Desain dasbor terlihat sederhana namun aura futuristik masih bisa dirasakan.
Meter clusternya memanjang di depan pengemudi, menampilkan beragam informasi dasar kendaraan termasuk speedometer, status daya baterai, gear selector hingga odometer.
Pada tengah dashboard terdapat layar sentuh vertikal berukuran 14,6 inci. Meskipun layar sentuh vertikal berbentuk tablet yang cukup besar tak mengganggu pandangan pengemudi ke arah luar cukup lapang.
Sedangkan pada pilar A juga tidak berukuran terlalu besar membuat perhatian di sisi kiri dan kanan kendaraan lebih mudah.
Saat akan memulai berkendara butuh waktu untuk menyesuaikan karena tanpa ada tombol fisik untuk memulai operasi. Saya berpendapat meskipun kesan futuristik tapi juga membingungkan, mungkin karena pertama kali.
Interior mobil listrik Neta V. [Istimewa]
Langkah untuk menjalankannya injak pedal rem, memasukkan gear selector ke mode D yang ada di sisi kanan lingkar kemudi [electronic shifter], lalu menginjak pedal akselerator. Kendaraan mulai berjalan, butuh penyesuaian agar terbiasa.
Untuk pengoperasian berbagai fitur kendaraan, dilakukan di layar utama. Memang perlu waktu untuk mempelajari beragam menu di dalamnya, termasuk pilihan mode berkendara, tingkat regenerative braking hingga fitur one pedal yang memudahkan.
Meskipun lingkar kemudi terasa kurang begitu responsif saat dibawa berkendara namun tidak sampai mengganggu pengendalian. Ketika mobil bergerak pelan, kemudi terasa cukup ringan, bahkan beberapa kali terasa terlalu ringan.
Namun saat kecepatan meningkat, kekakuan kemudi terasa meyakinkan untuk pengendalian kendaraan. Di atas kertas tenaga instannya terasa cepat untuk membawa kendaraan ke kecepatan 50 km per jam. Neta V mampu berakselerasi dari 0 sampai 50 km/jam hanya dalam waktu 3,9 detik dengan mode sport.
Menjajal kecepatan di jalan bebas hambatan, ingin merasakan perbedaan antara menggunakan mode S dengan D biasa. Hasilnya bedanya tak terlalu signifikan antara mode S dan D.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Viral Pernyataan Pribadi Deputi Bakom soal Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung Api di Indonesia
Prediksi Skor Bournemouth vs Lincoln City di Carabao Cup: The Cherries Menang Lewat Adu Penalti
Kronologi Kecelakaan Maut BYD M6 di Kembangan Jakbar, Ibu dan Anak Meninggal di TKP
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Fenerbahce vs Roma di Liga Champions: Duel Seru Berpotensi Seri
Kasus Keracunan MBG Berastagi Sisakan Masalah Serius, Siswa Alami Gangguan Saraf hingga Jantung
Prediksi Skor Sporting Lisbon vs Galatasaray di Liga Champions: Leões Sikat Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Crystal Palace vs Middlesbrough di Carabao Cup: The Boro Siap Permalukan Tuan Rumah
Polisi Sebut Human Error Dibalik Kecelakaan Maut BYD M6 yang Tewaskan Sekeluarga di Kembangan Jakbar
