Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 16 Oktober 2023 | 05.17 WIB

Akibat Pakai Standar Samping untuk Matikan Motor Matic

Standar samping kendaraan matic. [Ilustrasi] - Image

Standar samping kendaraan matic. [Ilustrasi]

JawaPos.com - Bagi pengguna kendaraan matic banyak yang belum tahu fungsi sebenarnya fitur side stand switch yaitu ketika standar samping diturunkan akan mati. Ini merupakan salah satu fitur keselamatan yang disematkan pabrikan mesin mati namun tidak untuk sistem kelistrikan.

Akan tetapi bagi pengguna motor matic standar samping diturunkan digunakan tidak semestinya. Kebanyakan mereka untuk mematikan mesin ketika berhenti.

Dengan turunnya standar samping hanyalah mematikan sistem suplai bahan bakar dan pengapian, ini tidak membuat aki soak. Namun aki soak bisa saja terjadi bila pengendara lupa mematikan kelistrikan motor matic dengan mencabut kunci kontak.

Fitur ini memungkinkan mesin tidak akan bisa dihidupkan saat standar samping masih diturunkan. Sebaliknya, saat standar dirilis atau dilipat lagi, mesin dapat distarter dengan mudah.

Bukan tak mempunyai resiko bila mematikan mesin dengan standart samping, mulai dari masalah kelistrikan hingga risiko pencurian. Sebagai informasi cara kerja fitur keselamatan cukup sederhana.

Pada bagian engsel putar standar atau bisa juga disebut bagian titik pivot, terpasang saklar yang menghubungkan standar dengan ECM atau Engine Control Module. Maka saat standar samping diturunkan, mesin motor tidak bisa dinyalakan dengan cara apa pun.

Tujuan utamanya memastikan standar sudah dinaikkan ketika pengendara akan mulai menjalankan motor. Karena bila standar belum naik saat pengendara menggunakan motor, hal tersebut berisiko mengganggu manuver pengendara yang bisa berujung kecelakaan.

Selain itu juga bisa menyebabkan kecelakaan bagi pengendara sendiri, tetapi juga pengendara lain.

Akan tetapi kepraktisan fitur ini membuat sejumlah pemilik motor matic terbiasa mematikan mesin menggunakan cara menurunkan standar samping. Mematikan motor dengan standar samping bisa membuat pengendara lupa untuk menutup dan mencabut kunci.

Dan dalam waktu singkat bisa dimanfaatkan penjahat untuk mencuri motor pengendara karena kunci masih terpasang, pencuri akan dengan mudah mengambil motor Anda.

Maka sebaiknya mematikan mesin dengan menggunakan kunci motor, ini sekaligus mengingatkan pengendara mencabut kunci agar tidak tertinggal di motor.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore