![Gandeng Pemerintah Daihatsu Perkuat Kolaborasi Pelestarian Penyu [Istimewa] - Image](https://cdn-assets.jawapos.com/images/1/2023/08/27/Daihatsu-Penyu-896593942.jpg)
Gandeng Pemerintah Daihatsu Perkuat Kolaborasi Pelestarian Penyu [Istimewa]
JawaPos.com - PT Astra Daihatsu Motor (ADM) terus membuktikan komitmen dan tanggung jawab sosialnya melalui program CSR (Corporate Social Responsibility). Kali ini sekaligus merayakan hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-78, Daihatsu lakukan kegiatan pelepasliaran total 8.000 tukik ke habitat aslinya.
Bertempat di konservasi penyu binaan yang tersebar di seluruh Indonesia, salah satunya di Pantai Pasir Jambak, Padang, Sumatera Barat [24/8].
Daihatsu mengajak pemerintah daerah setempat dan BPSPL (Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut), ADM Supplier Club, Sahabat Klub mobil Daihatsu, SMK binaan Daihatsu untuk melakukan aksi kolaborasi program Penyu Untuk Indonesia dalam melakukan kegiatan pelepasliaran 800 tukik di Pasir Jambak, penanaman 80 pohon cemara laut, serta kegiatan bersih-bersih pantai bersama.
Menurut Sri Agung Handayani, Marketing Director dan Corporate Planning and Communication Director ADM, kegiatan ini merupakan komitmen dalam menjaga kelestarian.
Khususnya pilar Hijau Bersama Daihatsu di bidang keanekaragaman hayati laut, yakni Penyu Untuk Indonesia, sekaligus kelanjutan komitmen atas capaian produksi ke-8 juta unit dengan melakukan pelepasliaran 8.000 tukik di konservasi penyu Daihatsu seluruh Indonesia.
"Kami berharap, aktivitas ini dapat menjadi sarana edukasi dan pariwasata, serta memberikan manfaat dan kontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat sesuai dengan tema Bersama Sahabat Membangun Negeri.” ujar Sri Agung.
Sebagaimana diketahui, hingga saat ini Daihatsu telah mendukung 7 lokasi konservasi penyu yang berada di Batu hiu, Pangandaran yang diresmikan pada 2010; menyusul Perancak, Bali (2011); Pulau Pramuka di Taman Nasional Kepulauan Seribu (2014); Pasir Jambak, Padang (2018); Pantai Binasi di Tapanuli (2019); Alun utara, Bengkulu (2020); dan Jogosimo di Kebumen (2021).
Daihatsu juga telah menetaskan serta melepas-liarkan sebanyak lebih dari 400.000 Tukik di seluruh Indonesia sejak 2010. Selain bertujuan sebagai fasilitas pelestarian penyu, konservasi penyu binaan Daihatsu juga menjadi media edukasi bagi pengunjung, serta aktif menerima kunjungan dari sekolah, mahasiswa yang sedang melakukan penelitian, hingga para wisatawan lokal dan mancanegara.
Daihatsu turut mendukung konservasi penyu sejak tahun 2011 dengan filosofi ingin menjadi seperti Penyu, sebagai salah satu hewan purba yang selalu adaptif di berbagai zaman sejak Zaman Jura atau jutaan tahun lalu dan masih hidup sampai sekarang.
Daihatsu konsisten ingin terus melestarikan kehidupan penyu yang berpotensi terancam punah akibat meningkatnya sampah di laut, ditambah dengan fakta bahwa dari total 7 spesies penyu di dunia, 6 diantaranya berhabitat di Indonesia.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
