Payahnya kualitas kendaraan saat ini kembali dibuktikan dengan ramainya keluhan masyarakat terkait sepeda motor Honda. Berjenis skuter matik alias skutik, beberapa model ramai diperbincangkan oleh masyarakat di media sosial (medsos) mudah sekali berkarat atau korosif.
Ngerinya lagi, ada beberapa unit yang sampai "patah pinggang" alias patah sasis atau kerangkanya. Terbelah jadi dua. Padahal, skutik Honda yang diperbincangkan itu diketahui tahun produksinya masih seumur jagung.
Diketahui pula bahwa jenis skutik Honda yang viral berkarat dan patah menggunakan jenis rangka eSAF. Hal tersebut diutarakan para pengguna skutik Honda. Banyak dari mereka yang mengeluhkan rangka motornya sudah berkarat, keropos sampai patah.
Padahal part tersebut diklaim memiliki sejumlah keunggulan. Satu diantaranya bobotnya yang ringan, membuat pengendara mudah saat bermanuver.
Kemudian secara bentuk, rangka eSAF Honda terdiri dari bagian utama (underbone) dan tambahan dua tulang belakang (sub frame). Honda mengklaim produknya juga memiliki daya tahan yang lebih baik dibandingkan rangka sebelumnya. Pasalnya menggunakan bahan dasar steel atau baja.
Lalu proses pembuatannya mengandalkan alat las laser diyakini bisa meminimalisir deformasi atau perubahan bentuk. Adapun skutik Honda yang memakai rangka ini adalah Genio, New Beat dan Beat Street, All New Scoopy, Vario 160 dan terakhir New Vario 125.
Yang belakangan viral diunggah di akun Instagram @infodepok_id, memperlihatkan skutik Honda Beat mengalami patah pada bagian tengah kendaraan. Tampak pengendara yang sedang berboncengan itu kebingungan dan tak mengetahui pasti penyebab motornya bisa patah.
Kemudian kasus lainnya diupload akun Twitter @hiburandisosmed. Dalam video terlihat, seorang pemilik Honda Vario 125 CBS-ISS SP terbaru penasaran soal motornya. Pemilik Honda Vario 125 ini penasaran, soalnya beredar kabar kalau rangka eSAF motor Honda mudah keropos.
Dalam video terlihat, kalau pemilik motor menulis motornya datang pada 22 Juli 2023. Saat dibongkar 13 Agustus 2023 lalu, terlihat beberapa bagian rangka di dek ada karat kecil.
"Udah muncul aja ni benih-benih cinta," kata pemilik Honda Vario 125 CBS-ISS SP warna Advance Matte Blue ini yang kesal dengan temuannya. Selanjutnya pemilik motor bilang, kalau dirinya belum pernah hujan-hujanan naik Honda Vario 125 miliknya.
Menanggapi isu kualitas yang belakangan menimpa para pemilik skutik Honda ini, Octavianus Dwi Putro, Direktur Pemasaran Astra Honda Motor (AHM) saat dihubungi JawaPos.com tidak menanggapi beberapa pertanyaan terkait apakah hal tersebut murni kesalahan user atau kesalahan produksi di AHM.
Octavianus juga masih belum mau menanggapi kasus viral produk skutiknya mudah berkarat bahkan patah. Hanya saja, dia meminta pengguna skutik Honda yang khawatir motornya mengalami hal tersebut untuk datang ke bengkel dan memeriksa kondisinya.
"Untuk kendala yang dialami konsumen, bisa datang ke jaringan kami supaya dilakukan penanganan yang diperlukan. Pasti kami mengutamakan kualitas, keamanan dan kepuasan konsumen Honda," katanya singkat.
Sebagai informasi juga, produk skutik Honda yang bermasalah bukan baru kali ini saja. Lumayan sering merek dengan logo sayap ini mengalami keluhan konsumen. Di lini skutik gambot PCX bahkan pernah ada shockbreaker belakang bengkok.
Kemudian, komponen CVT atau penggerak juga kerap dikeluhkan gampang getar. Geredek kalau kata anak motor. Selain itu, ada juga keluhan spakbor belakang bengkok, tidak center dengan roda belakang pada beberapa model Vario dan banyak lagi.