Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 23 Juli 2019 | 22.39 WIB

Toyota GR Supra Tetap Bawa DNA Aslinya, Bandel dan Mudah Dimodifikasi

Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM) Anton Jimmi Suwandy. (Rian Alfianto/JawaPos.com) - Image

Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM) Anton Jimmi Suwandy. (Rian Alfianto/JawaPos.com)

JawaPos.com - Toyota GR Supra resmi melenggang di panggung Gaikindo Indonesia Internasional Auto Show (GIIAS). Sebelum sampai ke Indonesia, mobil sport legendaris warisan Toyota itu lebih dulu diperkenalkan di pasar global, di antaranya, di Amerika Serikat (AS), Eropa, dan negara asalnya, Jepang.

Toyota Supra sendiri pertama kali mengaspal pada 1978 dan sejak saat itu eksistensi Toyota Supra tidak lekang oleh waktu. Toyota Supra memiliki penggemar fanatik dari seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

Toyota terakhir menghadirkan Supra pada 2002 generasi keempat dengan model JZA80. Model tersebut mulai diproduksi pada 1993. Sejak saat itu, Toyota tak lagi menghadirkan Supra hingga akhirnya kembali melahirkan sang GR Supra awal 2019 lalu.

Popularitas Toyota Supra sendiri kian melejit lantaran hadir pada film aksi balap jalanan The Fast and the Furious pada 2001. Toyota Supra juga terkenal dengan kemudahannya untuk dimodifikasi pada seluruh bagiannya. Mulai dari bodi, kaki-kaki, hingga bagian mesinnya.

Photo

Tampilan dapur pacu Toyota GR Supra. (Rian Alfianto/JawaPos.com)

Selin itu, mesin Toyota Supra model JZA80 juga populer lantaran karakternya yang jinak. Dengan kata lain, mesin mudah dikendalikan dan dimodifikasi. Supra JZA80 yang hadir pada 1993 sampai 2002 menggendong mesin 2JZ-GE atau 2JZ-GTE turbo berkapasitas 3.000 cc dan benar-benar sangat terkenal lantaran mudah di-tuning bahkan sampai 1000 horse power lebih. Tak hanya mesin, bodi dan kaki-kakinya juga demikian. Mudah dimodifikasi dan dipersonalisasi sesuai dengan keinginan siempunya.

Kembali ke Toyota Supra terbaru yang diberi nama GR Supra. Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM) Anton Jimmi Suwandy memastikan bahwa GR Supra tetap membawa DNA legenda sang 'Supra'. "GR Supra tetap mewarisi DNA terdahulu, mudah dimodifikasi," ujarnya dalam sebuah sesi media soal GR Supra di booth Toyota di GIIAS 2019, ICE BSD, Tangerang Selatan, Banten, Selasa (23/7).

Anton mengamini bahwa popularitas Toyota Supra ditunjang oleh fleksibilitas mobil yang ramah bagi para tuner. "Mobil Toyota Supra famous karena mudah di-tuning-kan. Kami pastikan GR Supra juga demikian. Kalau dilihat di sektor ruang mesin juga kami buat mudah untuk dimodifikasi, kaki-kaki dan bodinya juga," imbuh Anton.

Toyota GR Supra sendiri dibangun atas kerja sama Toyota dan BMW. Platform Supra dari Toyota dan Z4 dari BMW beserta mesinnya agaknya mirip-mirip. Soal GR Supra dan modifikasinya pertama terlontar oleh pihak BMW Jerman untuk divisi racing yang mengatakan bahwa GR Supra mungkin dijejali mesin yang lebih besar dengan mesin besutan BMW M Series.

Di Indonesia, GR Supra dipasarkan dalam pilihan warna hitam dan merah yang khas. Varian warna lain dari mobil ini dikatakan pihak Toyota Indonesia ada warna abu-abu, kuning, putih, dan silver.

Untuk pasar Tanah Air, Toyota GR Supra ditawarkan dengan harga kisaran Rp 2 miliaran. Untuk harga segitu, konsumen pencinta adrenalin tinggi yang gila kecepatan disuguhkan mobil bertenaga 3.000 cc 340 ps enam silinder, juga style coupe sport Toyota yang khas sebagai identitas racing dengan segudang fitur di dalamnya.

Editor: Fadhil Al Birra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore