Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 7 Juli 2019 | 01.47 WIB

Tanda-Tanda Motor Matic Kamu Harus Ganti V-Belt Sebelum Terlambat

Ilustrasi: motor matic. (Pixabay) - Image

Ilustrasi: motor matic. (Pixabay)

JawaPos.com - Merawat motor skuter matic (skutik) boleh dibilang susah-susah gampang. Salah satunya soal van belt alias V-belt yang kadang bisa jadi masalah bila tak pernah diganti. Lantas, kapan waktu yang tepat mengganti V-belt?

Skutik memang sangat tergantung dengan v-belt. Sebab, v-belt ini merupakan pengganti rantai yang berfungsi meneruskan perputaran mesin ke roda belakang sehingga motor bisa berjalan.

Nah, masalahnya masih banyak yang belum tahu seberapa pentingnya v-belt ini. Sebab, andai biker tak sadar soal kegunaannya, bisa-bisa v-belt putus di tengah jalan. Sama seperti rantai, andai v-belt ini putus, motor jelas tak bisa jalan.

"Idealnya pergantian v-belt itu saat kilometer motor sudah memasuki 24 ribu. Pada kilometer 20 ribu v-belt itu biasanya sudah retak-retak," ungkap Kepala Bengkel AHASS 6803 Bekasi Ismail Shaleh kepada JawaPos.com.

Menurut dia, ada beberapa tanda-tanda bagi motor yang v-belt-nya harus diganti. Motor mendadak agak berat untuk ditarik. Hal itu karena v-belt sudah tak maksimal lagi.

"Lalu, kalau sudah parah, motor biasanya bergetar pada tarikan awal. Nah, getar itu ada dua kemungkinan. Bisa kotor atau v-belt sudah waktunya harus ganti karena retak-retak," terang dia.

V-belt yang putus di tengah jalan juga akan merusak komponen lain dalam continuously variable transmission (CVT). "Bisa-bisa mangkuk roller juga akan rusak karena v-belt akan melilit," tutup dia.

Editor: Fadhil Al Birra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore