
Photo
JawaPos.com - Perkembangan dunia digital sudah menjadi konsumsi para kreator dalam menunjang berbagai aktivitas, namun hal ini perlu beberapa hal agar bisa maksimal dalam memperoleh hasil positif.
Terkait hal ini Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Republik Indonesia bersama Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi menghadirkan pembelajaran.
Dikemas dalam acara "Content Writing 101" yang merupakan bagian dari kegiatan Gali Ilmu. Ini merupakan acara belajar santai dengan pembekalan ilmu digital yang menargetkan masyarakat umum sehingga tercapai komunitas #MakinCakapDigital yang menyeluruh.
Turut hadir Linda Rahardja, Content Writer dan UX Writer dari Gojek, sebagai pembicara di sesi ini. Tujuan dari acara tersebut ialah memperkenalkan content writer sebagai sebuah profesi yang menjanjikan.
Sehingga warganet diajak untuk mengembangkan aspek-aspek keterampilan dalam bidang penulisan konten, termasuk berbagi tips seputar pembuatan konten yang menarik.
Berdasarkan laporan dari Hootsuite, pengguna media sosial di Indonesia telah mencapai 191.4 juta (+21 juta dari 2021), atau setara dengan 68.9% dari seluruh populasi Indonesia. Sebagian besar dari pengguna tersebut menghabiskan sekitar 3 jam di media sosial setiap harinya, melampaui waktu yang dihabiskan untuk menonton televisi.
Melihat perkembangan yang pesat ini, tentunya institusi, perusahaan, merek, dan juga akun pribadi melihat media sosial sebagai alat pemasaran yang menjanjikan.
Sebagai platform berbasis user-generated, konten memainkan peran penting dalam menghibur pengguna media sosial, yang menjadi faktor utama pengguna mau menghabiskan waktu lebih lama di platform tersebut.
Sebagai informasi, sejak Maret 2022, sekitar 1,600 lowongan kerja untuk para content writer semakin tersebar luas di platform pencari kerja. Tentunya hal ini tidak dapat diabaikan begitu saja oleh para pencari kerja.
"Melihat perkembangan media sosial yang semakin pesat, masyarakat saat ini memandang content writer sebagai profesi yang menjanjikan di era transformasi digital ini. Kita memerlukan lebih banyak kelas-kelas yang mengulas literasi digital untuk mengasah kemampuan penulisan konten," ujar Rizki Ameliah, Koordinator Literasi Digital Kementerian Kominfo.
Secara umum, deskripsi pekerjaan content writer mencakup proses merencanakan, menulis, serta mengedit konten digital. Tetapi, kemampuan untuk menghasilkan konten yang mampu mencuri perhatian warga banyak di berbagai platform digital bukanlah hal yang mudah.
"Naskah yang persuasif merupakan kunci dalam membuat konten yang berkualitas," ujar Linda.
Menurut Linda untuk menjadi content writer yang berpengaruh, masyarakat harus memiliki kemauan untuk terus belajar dan mengeksplorasi aspek-aspek lain yang berkaitan dengan profesi tersebut. Termasuk mempelajari tentang elemen-elemen fundamental di media sosial dan juga memahami bagaimana cara kerja Search Engine Optimization (SEO).

Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Sesi Foto Bersama di Pemakaman Komedian Temon Terbelah Jadi 2 Kubu
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
Prediksi Argentina vs Inggris di Piala Dunia: Messi Ungkap Jalan Terjal ke Semifinal, Singgung Duel Panas Lawan Three Lions pada 1986
Beri Nafkah Kecil ke Fangfang, Vicky Prasetyo: Dari Awal Kamu Tahu Saya Punya Anak Banyak
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Argentina Mengajukan Permintaan Khusus kepada FIFA Sebelum Melawan Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026
Hasil Norwegia vs Inggris 1-2 di Piala Dunia 2026: Brace Jude Bellingham Bawa The Three Lions ke Semifinal
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
