
Photo
JawaPos.com - Baru-baru ini, Badan Keamanan Siber Nasional Italia mengeluarkan peringatan tentang serangan ransomware server berskala global. Ransomware ini dikabarkan begitu ganas dan berpotensi memengaruhi komputer di seluruh negeri.
Agensi ini menyarankan semua bisnis dan organisasi untuk segera mengambil langkah-langkah untuk mengamankan sistem mereka. Menurut Reuters, dilansir via laman Technology, serangan ransomware itu terjadi hanya beberapa hari setelah Finlandia dan Prancis melaporkan insiden serupa.
Mereka menyebabkan gangguan luas di setiap negara. Insiden serupa juga terjadi di Amerika Serikat dan Kanada dan diprediksi akan menyebar ke seluruh dunia. Terkait hal tersebut, Badan Keamanan Siber Nasional Italia menyebut pihaknya telah bekerja sama dengan otoritas Finlandia untuk menyelidiki sumber serangan dan menemukan cara untuk mencegahnya menyebar lebih jauh.
Seperti apa serangan ransomware ini?
Serangan ini menjadi perhatian yang berkembang untuk bisnis dan organisasi di seluruh dunia. Serangan ini melibatkan enkripsi file korban sehingga tidak dapat diakses. Penyerang kemudian meminta pembayaran uang tebusan untuk dekripsi file. Jika bisnis atau organisasi tidak membayar, file-file tersebut akan hilang secara permanen.
Peringatan ancaman tersebut sekilas mirip dengan ransomware WannaCry yang pernah ramai 2017 lalu. Di Indonesia, dua rumah sakit besar kala itu pernah menjadi korban serangan ransomware WannaCry.
Sementara yang terbaru ini, serangan tersebut terlihat seperti operasi yang sangat canggih, dan berpotensi menimbulkan kerusakan yang signifikan. Badan Keamanan Siber Nasional Italia memperingatkan semua bisnis dan organisasi untuk waspada dan mengambil tindakan proaktif untuk mengamankan sistem mereka dari jenis serangan siber ini.
Beberapa tindakan yang dapat diambil organisasi untuk mencegah serangan ransomware termasuk menjaga perangkat lunak dan sistem mereka tetap mutakhir dengan tambalan keamanan terbaru. Mereka juga dapat mencadangkan data mereka secara teratur, dan menerapkan kata sandi yang kuat dan autentikasi multi-faktor.
Penting juga bagi organisasi untuk mengetahui taktik dan teknik terbaru yang digunakan oleh penyerang dalam jenis serangan ini. Ini mungkin termasuk penipuan phishing, email jahat, dan unduhan perangkat lunak yang terinfeksi. Dengan tetap mendapat informasi dan waspada, organisasi dapat melindungi diri mereka sendiri dari ancaman ini dengan lebih baik.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022