
Photo
JawaPos.com - Indonesia telah memasuki masa normal baru di tengah pandemi korona yang masih berlangsung. Itu berarti, orang-orang sudah boleh kembali beraktivitas di luar rumah. Bagi para penggemar motor, ini adalah waktu dimana mereka bisa melepas kangen, kembali riding dengan teman-teman sehobi.
Seperti yang dilakukan oleh para penggemar motor Royal Enfield di kawasan Tangerang Raya yang menamakan kelompok mereka RETRO (Royal Enfield Tangerang Raya Owner). Pada Sabtu (27/6), mereka kembali ke jalan dan riding rame-rame.
Namun, pemilik berbagai jenis brand motor asal Inggris itu bukan sekadar riding bareng. Sembari berkendara dan melepas kangen, mereka menggelar aksi sosial. Kelompok yang dipimpin oleh Anis Lukman itu berkendara dan berbagi ke dua tempat hari itu. Yaitu ke SMP Terbuka Diponegoro di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan, sertaBy ke Rumah Peduli Sahabat Kasih, Cisauk, Kabupaten Tangerang. Saat itu, ada sekitar 30 member RETRO yang ikut.
"Kami memilih kedua tempat ini Karena memiliki keunikan tersendiri. Beberapa kali kami melihat sejumlah tempat, sebelum akhirnya memilih menyalurkan bantuan ke dua tempat ini," terang Anis, yang biasa disapa Kaisar di kalangan anggota RETRO itu.
Kedua tempat ini memang layak dibantu. SMP Diponegoro yang disambangi pertama, adalah sebuah sekolah yang siswanya berasal dari kalangan warga yang tidak mampu serta anak berkebutuhan khusus. "Apalagi semua guru di SMP Diponegoro ini sukarelawan. Jadi, kami ingin melakukan sesuatu buat mereka," ucap pengendara Royal Enfield Classic 500 itu.
Sedangkan Rumah Peduli Sahabat Kasih sendiri adalah sebuah rumah penampungan untuk orang-orang yang mengalami gangguan mental. Tempat tersebut dikelola secara mandiri oleh Imanuel Talan dan keluarganya.
Di kedua tempat tersebut, RETRO yang disokong oleh brand Royal Enfield membagikan bantuan berupa bermacam barang serta uang tunai. Jumlahnya sekitar 60 juta rupiah.
Manager Rides and Community Royal Enfield Indonesia Bimo Sulistyo menuturkan, perusahannya memang menginisiasi berbagai komunitas untuk menyalurkan bantuan di masa pandemi korona. "Kami memberikan sebagian dana, nanti akan ditambahi dan disalurkan oleh komunitas," papar dia.
Dia menambahkan, acara pada Sabtu itu bukan yang pertama. Sebelumnya mereka pernah menyalurkan bantuan di Jakarta, Bogor, dan Bandung. "Masih ada sekali lagi. Namun masih didiskusikan akan di mana, dan bentuknya seperti apa," ujarnya. (*)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
