
Mark Zuckerberg dan Elon Musk menyiapkan strategi korporasi untuk mempertahankan kendali perusahaan di tengah ekspansi bisnis AI dan meningkatnya potensi gugatan investor (Financial Times)
JawaPos.com - Elon Musk dan Mark Zuckerberg tengah menyiapkan langkah besar untuk memperluas bisnis kecerdasan buatan (AI). Namun, rencana penggabungan SpaceX dan Tesla serta perubahan struktur saham Meta juga memiliki tujuan lain, yakni mempertahankan kendali perusahaan di tengah potensi gugatan investor. Upaya tersebut semakin terbantu oleh perubahan aturan hukum perusahaan di Amerika Serikat yang mengurangi perlindungan bagi pemegang saham minoritas.
Musk bulan lalu mengatakan bahwa direktur independen Tesla dan SpaceX akan mulai merundingkan penggabungan kedua perusahaan melalui pertukaran saham. Dia menilai langkah itu penting untuk pengembangan AI tingkat lanjut.
"Menurut saya, ada banyak alasan kuat untuk menggabungkan kedua perusahaan karena kita pada dasarnya sudah berada di ambang singularitas superinteligensi," ujarnya dalam konferensi laporan keuangan SpaceX. Namun, posisinya yang memimpin kedua perusahaan berpotensi menimbulkan konflik kepentingan.
Sementara itu, Meta pada Oktober mengumumkan penerbitan saham Kelas C tanpa hak suara. Skema ini memungkinkan Zuckerberg menjual sahamnya atau Meta menerbitkan saham baru hingga ratusan miliar dolar tanpa membuat kendali suaranya turun di bawah 50 persen.
Direktur Keuangan Meta Susan Li mengatakan, "Kami meyakini kelas saham ini akan mempertahankan struktur perusahaan yang dipimpin pendirinya dan memberikan keleluasaan untuk berinvestasi di tengah momentum luar biasa yang didorong AI di seluruh bisnis kami."
Kedua rencana tersebut mengingatkan investor pada sengketa hukum sebelumnya di Delaware. Dalam akuisisi SolarCity oleh Tesla, pemegang saham minoritas menuduh Musk menggunakan transaksi itu untuk menyelamatkan perusahaan energi yang sedang kesulitan keuangan dengan harga terlalu tinggi.
Pengadilan akhirnya membebaskan Musk dari tuduhan menguntungkan diri sendiri, meskipun mengkritik campur tangannya dalam negosiasi. Beberapa tahun kemudian, paket kompensasinya senilai USD 55 miliar atau sekitar Rp996,05 triliun, dengan kurs Rp18.110 per dolar AS, dua kali dibatalkan karena proses persetujuan direksi dinilai tidak independen dan nilainya berlebihan.
Musk kemudian mengkritik keras Delaware. "Jangan pernah mendirikan perusahaan Anda di Delaware," tulisnya. Dia bahkan menyebut hakim Kathaleen McCormick sebagai "aktivis sayap kiri radikal yang berkedok hakim". Mahkamah Agung Delaware menguatkan temuan pelanggaran kewajiban fidusia oleh dewan Tesla, yakni kewajiban bertindak dengan itikad baik dan mengutamakan kepentingan perusahaan serta pemegang saham. Meski demikian, pengadilan tetap memungkinkan paket kompensasi tersebut diberikan. Musk selanjutnya memindahkan domisili hukum Tesla dan SpaceX ke Texas.
Texas kemudian berupaya menarik perusahaan besar melalui aturan yang memberikan keleluasaan lebih besar kepada direksi. Negara bagian itu membentuk pengadilan bisnis dan mengubah undang-undang korporasi agar keputusan manajemen lebih sulit digugat. Dalam sejumlah perkara, pemegang saham harus memiliki sedikitnya 3 persen saham perusahaan untuk mengajukan gugatan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Prediksi Skor Lillestrom SK vs Viktoria Plzen di Liga Europa: Duel Berpotensi Berjalan Terbuka
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Prediksi Skor Lion City Sailors vs Adelaide United di ACL Two: Tuan Rumah Diunggulkan Menang Lagi

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022