Logo JawaPos
Author avatar - Image
Penulis: Nanda Prayoga
Sabtu, 31 Oktober 2026 | 01.34 WIB

Pasar Motor 2026 Diproyeksi Tumbuh, Penjualan Bisa Tembus 6,7 Juta Unit

Ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) Thomas Wijaya. (Nanda Prayoga/JawaPos.com)  - Image

Ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) Thomas Wijaya. (Nanda Prayoga/JawaPos.com) 

JawaPos.com - Pasar sepeda motor nasional diproyeksikan tumbuh sekitar 3 persen sepanjang 2026. Ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) Thomas Wijaya memperkirakan total pasar tahun ini dapat mencapai 6,5 juta hingga 6,7 juta unit.

Proyeksi tersebut sejalan dengan kinerja pasar sepeda motor yang masih mencatatkan pertumbuhan hingga September 2026. Selama sembilan bulan pertama tahun ini, pasar sepeda motor nasional mencapai 5 juta unit atau naik sekitar 3,7 persen.

"Terkait dengan market tahun 2026, jadi tadi sampai dengan September, 9 bulan ini marketnya sudah kurang lebih 5.016.421 unit, yang mana ini naik kurang lebih 3,7 persen," kata Thomas dalam konferensi pers IMOS 2026 di Jakarta, Jumat (30/10).

Dia menjelaskan, total pasar sepeda motor nasional sepanjang 2025 berada di kisaran 6,4 juta hingga 6,45 juta unit. Dengan kondisi tersebut, AISI berharap pasar tahun ini tetap tumbuh meski dengan laju yang diperkirakan berada di kisaran 3 persen.

"Memang tahun lalu kurang lebih total pasar full year itu 6,4 sampai 6,45 juta, makanya di tahun ini kami harapkan bisa bertumbuh tertahan di kisaran hampir 3 persen, kurang lebih jadi di 6,5 sampai dengan 6,7 juta," ujarnya.

Thomas menyebut kondisi ekonomi nasional menjadi salah satu faktor yang menopang pasar sepeda motor. Menurut dia, pertumbuhan ekonomi yang masih berada di atas 5 persen serta inflasi yang relatif terjaga turut mendukung stabilitas daya beli masyarakat.

"Faktornya yang kami lihat, memang kita lihat kondisi ekonomi kita selama 9 bulan ini khususnya masih cukup resilient, dimana pertumbuhan ekonomi masih di atas 5 persen. Kedua, juga terus terang kondisi inflasi yang masih dapat cukup terjaga dengan baik di kisaran plus minus 3 persen atau lebih, itu juga membuat daya beli, resiliensi dari buying power juga cukup stabil," jelas Thomas.

Selain kondisi ekonomi, perkembangan harga komoditas, terutama di luar Jawa, juga dinilai ikut mendukung pasar sepeda motor. Thomas mengatakan, kondisi komoditas yang membaik dapat menopang konsumen di wilayah tersebut.

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore