Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 7 September 2026 | 19.44 WIB

Xiaomi Siapkan Baterai Dragonscale, Klaim Lebih Aman dan Bergaransi Seumur Hidup

Xiaomi memperkenalkan baterai Dragonscale untuk SUV Skynomad dengan Cloud BMS berbasis AI dan garansi. (cnc) - Image

Xiaomi memperkenalkan baterai Dragonscale untuk SUV Skynomad dengan Cloud BMS berbasis AI dan garansi. (cnc)

JawaPos.com - Xiaomi memperkenalkan teknologi baterai baru bernama Dragonscale (Longjia) untuk SUV Skynomad. Baterai mobil listrik ini dikembangkan bersama CALB dan Sunwoda dengan fokus pada daya tahan, perlindungan terhadap kebakaran, serta sistem manajemen baterai berbasis kecerdasan buatan (AI).

Menariknya, Xiaomi memberikan garansi keselamatan seumur hidup untuk baterai Dragonscale. Garansi tersebut mencakup risiko kebakaran akibat cacat kualitas maupun kebakaran baterai setelah kendaraan mengalami kecelakaan atau kerusakan pada bagian bawah bodi.

Li Xiaoshuang, Wakil CEO Divisi Otomotif Xiaomi, mengatakan baterai Dragonscale dirancang untuk melampaui standar nasional China dalam hal umur siklus.

Peningkatan tersebut dilakukan melalui seleksi bahan baku, optimalisasi proses produksi, serta penyempurnaan desain baterai.

Dalam ketentuan garansi, jika terjadi kebakaran akibat cacat kualitas baterai, Xiaomi menjanjikan penggantian kendaraan dengan mobil baru yang memiliki spesifikasi dan tingkat trim setara.

Untuk kebakaran yang disebabkan tabrakan atau kerusakan bagian bawah kendaraan, Xiaomi juga memberikan perlindungan. Perusahaan akan menanggung selisih antara nilai penggantian dari asuransi dengan nilai pasar kendaraan sebelum mengalami kerugian.

Teknologi Baterai Dragonscale Xiaomi

Xiaomi membekali baterai Dragonscale dengan sejumlah sistem perlindungan tambahan. Salah satunya adalah isolator tegangan tinggi yang diklaim memiliki waktu respons dalam hitungan milidetik, serta material isolasi redundan untuk meningkatkan perlindungan.

Baterai tersebut juga menggunakan Cloud BMS (Battery Management System) yang dikembangkan Xiaomi. Sistem ini memanfaatkan pemantauan berbasis cloud dan AI untuk memantau kondisi sel baterai secara berkelanjutan.

Xiaomi mengklaim Cloud BMS mampu melakukan pengambilan sampel data sel 10 kali lebih sering dibanding standar nasional China, dengan volume data yang mencapai tiga kali lebih besar.

Kemampuan tersebut diklaim memungkinkan sistem mendeteksi dan merespons kondisi abnormal dalam hitungan milidetik.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore