
Roket Soyuz-2.1b Rusia mengangkut satelit untuk memperluas konstelasi Rassvet, yang diproyeksikan menjadi pesaing Starlink (Business insider)
JawaPos.com - Ambisi Rusia membangun jaringan internet satelit yang dapat menyaingi Starlink milik SpaceX menghadapi kemunduran serius. Seluruh 16 satelit Rassvet-3 dalam peluncuran terbaru gagal mencapai atau mempertahankan orbit operasional yang ditargetkan. Hal ini memperlihatkan besarnya tantangan Moskwa untuk mengejar dominasi jaringan satelit orbit rendah yang telah dibangun perusahaan Elon Musk.
Satelit-satelit tersebut diluncurkan pada 19 Juli untuk memperluas konstelasi yang dikembangkan Bureau 1440. Program Rassvet menjadi semakin penting bagi Kremlin setelah akses pasukan Rusia terhadap layanan internet satelit Starlink diputus pada 1 Februari. Namun, lebih dari sebulan setelah peluncuran, percepatan pembangunan jaringan tersebut justru menghadapi persoalan teknis yang dapat memperlambat ambisi Rusia.
Dilansir dari Business Insider, Kamis (3/9/2026), 16 satelit Rassvet-3 semula direncanakan beroperasi pada ketinggian sekitar 500 mil atau sekitar 805 kilometer. Akan tetapi, data publik Angkatan Antariksa Amerika Serikat menunjukkan bahwa pada Selasa, satelit-satelit tersebut berada pada ketinggian hanya sekitar 190 hingga 250 mil, atau sekitar 306 hingga 402 kilometer.
Ketinggian yang lebih rendah membuat satelit menghadapi hambatan atmosfer yang lebih besar sehingga masa operasionalnya dapat berkurang secara signifikan. Tanpa intervensi, hambatan tersebut secara bertahap menarik satelit semakin dekat ke Bumi hingga akhirnya memasuki kembali atmosfer dan terbakar atau hancur. Masalah pada kelompok kedua ini pertama kali disoroti jurnalis Anatoly Zak dari RussianSpaceWeb, yang pada awal Agustus mengidentifikasi dua satelit telah bergerak menuju masuk kembali ke atmosfer.
Hingga kini, penyebab kegagalan mencapai orbit lebih tinggi belum diketahui. Data posisi menunjukkan sejumlah satelit telah melakukan manuver untuk naik, tetapi belum ada yang mendekati orbit operasional yang diharapkan.
Dalam laporan setelah peluncuran, Bureau 1440 sebelumnya menyatakan, "Setelah pemeriksaan dan aktivasi operasional subsistem selesai, satelit akan mulai dipindahkan ke orbit target untuk menyediakan layanan komunikasi."
Kemunduran tersebut semakin menekan jadwal pembangunan konstelasi Rusia. Analis Institute for the Study of War menulis, "Kegagalan yang tampak dari seluruh 16 satelit pada peluncuran kedua untuk mencapai ketinggian operasional yang dituju menunjukkan bahwa Rusia mungkin belum siap mempercepat pengembangan konstelasi dengan laju seperti ini dan kemungkinan akan menghadapi penundaan tambahan."
Sejauh ini, Bureau 1440 baru meluncurkan 32 satelit, termasuk kelompok terbaru. Dari kelompok pertama yang diluncurkan pada Maret, hanya 12 satelit yang mencapai dan mempertahankan orbit yang tampaknya dapat digunakan dalam jangka panjang.
Dengan demikian, berdasarkan perhitungan dari dua peluncuran tersebut, tingkat keberhasilan program sementara ini baru mencapai 37,5 persen. Sebagai perbandingan, SpaceX mengoperasikan lebih dari 11.000 satelit Starlink.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor Parma vs Genoa di Liga Italia: Duel Tim Papan Bawah Berakhir Imbang
Prediksi Skor FC Twente vs PSV Eindhoven: Pemuncak Klasemen Berpeluang Pesta Gol

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022