
Sebanyak 50 daerah yang belum memiliki sinyal atau masih mengalami keterbatasan jaringan telekomunikasi disiapkan untuk memanfaatkan konektivitas berbasis satelit guna mendukung layanan administrasi kependudukan. (Istimewa)
JawaPos.com - Sebanyak 50 daerah yang belum memiliki sinyal atau masih mengalami keterbatasan jaringan telekomunikasi disiapkan untuk memanfaatkan konektivitas berbasis satelit guna mendukung layanan administrasi kependudukan.
Langkah ini diharapkan dapat menjaga akses masyarakat terhadap layanan Dukcapil, terutama di wilayah yang selama ini sulit dijangkau jaringan telekomunikasi.
Garapan dilakukan oleh PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat) bersama Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri lewat satelit Low Earth Orbit (LEO).
Direktur Komersial Telkomsat, Andri Yunianto, mengatakan pemanfaatan teknologi satelit menjadi salah satu solusi untuk mendukung keberlangsungan layanan publik di wilayah yang menghadapi keterbatasan infrastruktur telekomunikasi.
"Dukungan ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan konektivitas yang dapat mendukung berbagai kebutuhan masyarakat dan layanan pemerintah di seluruh Indonesia," ujar Andri di Jakarta, Selasa (28/7).
Menurutnya, dukungan konektivitas berbasis LEO diharapkan dapat membantu pemerintah daerah mengakses sistem administrasi kependudukan dengan lebih stabil sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat terus berjalan, termasuk di wilayah yang belum terjangkau jaringan terestrial secara memadai.
Sekretaris Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Hani Syopiar Rustam, menyampaikan bahwa kesiapan pemerintah daerah menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan implementasi perangkat dan jaringan di daerah penerima bantuan.
"Ketersediaan jaringan komunikasi yang memadai merupakan bagian penting dalam mendukung pelayanan administrasi kependudukan. Melalui kegiatan ini, kami berharap kepala dinas dari daerah penerima bantuan dapat memahami implementasi dan pengoperasian layanan secara menyeluruh, sehingga pemanfaatannya dapat mendukung keberlangsungan pelayanan kepada masyarakat," ujar Hani.
Sebanyak 50 daerah yang menjadi sasaran program tersebar di berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Sumatra, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku, Kalimantan, hingga Papua. Daerah-daerah tersebut termasuk dalam kategori wilayah yang tidak memiliki sinyal atau masih mengalami kualitas sinyal yang lemah.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan teknologi satelit dapat memperkuat pemerataan konektivitas sekaligus mendukung peningkatan kualitas dan keberlanjutan pelayanan administrasi kependudukan bagi masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Menkop Pastikan Gaji PNS Lewat Koperasi Mulai Tahun Ini, Tak Perlu Tunggu 2027
Ketua Komisi II DPR Usulkan Gaji PNS lewat Koperasi Hanya untuk Pegawai Pusat
Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Be'er Sheva: De Kaasboeren Terlalu Digdaya di AFAS Stadion
Prediksi Skor Wofoo Tai Po vs Lion City Sailors di ACL Two: Tim Singapura Diunggulkan Menang
Prediksi Skor Sparta Prague vs Lillestrom: Železná Sparta Siap Menang Telak di epet ARENA
Prediksi Skor Gangwon FC vs Phnom Penh Crown: Misi Tuan Rumah Raih Kemenangan Perdana di ACL Two
Prediksi Skor BG Pathum United vs Adelaide United: The Rabbits Waspadai Ketajaman Wakil Australia
Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Be'er Sheva: De Kaasboeren Diunggulkan
Prediksi Skor Tampines Rovers vs Machida Zelvia: Wakil Jepang Berpeluang Curi Tiga Poin di Singapura
Prediksi Skor Celje vs Omonia: The Shamrock Jaga Mimpi Lolos ke 32 Besar

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022