
Ilustrasi trading. (Pinterest)
JawaPos.com - Meningkatnya kasus penipuan digital di Indonesia mendorong pentingnya peningkatan literasi masyarakat, termasuk dalam aktivitas trading. Edukasi mengenai perdagangan berjangka dinilai menjadi salah satu langkah untuk membantu masyarakat memahami risiko sekaligus mengenali platform yang legal dan berada di bawah pengawasan regulator.
Urgensi edukasi dan literasi tersebut semakin terasa di tengah tingginya angka penipuan digital. Berdasar data Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) hingga Juni 2026, tercatat lebih dari 608 ribu laporan penipuan dengan lebih dari 557 ribu rekening terkait telah diblokir.
Kondisi itu menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati dalam memilih platform trading, memahami manajemen risiko, serta mengambil keputusan investasi berdasar pengetahuan yang memadai.
Direktur PT KVB Futures Indonesia Tonny Fong mengatakan, meningkatnya minat masyarakat terhadap trading perlu diimbangi dengan edukasi yang memadai agar pelaku pasar memahami risiko. Sekaligus bertransaksi melalui platform yang telah memenuhi ketentuan regulator.
"Kami melihat minat masyarakat terhadap trading dan investasi terus berkembang. Karena itu, edukasi menjadi fondasi penting agar masyarakat dapat memahami risiko, mengenali karakteristik pasar, serta bertransaksi melalui platform yang legal dan diawasi regulator," ujar Tonny Fong dalam diskusi pada Market Connect 2026 yang diselenggarakan PT KVB Futures Indonesia di Jakarta, Senin (13/7).
Sementara itu, praktisi sekaligus edukator trading Novry Simanjuntak menilai keberhasilan seorang trader tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mencari peluang keuntungan, tetapi juga oleh disiplin dalam memahami dan mengelola risiko.
"Memahami dasar-dasar trading, mengenali risiko, dan menerapkan strategi yang tepat merupakan kunci trading yang berkelanjutan. Trader yang memahami manajemen risiko akan lebih siap menghadapi dinamika pasar dan membuat keputusan secara disiplin," ungkap Novry Simanjuntak.
Dalam sesi yang sama, Suresh Mookiah memaparkan peran Jakarta Futures Exchange (JFX) dalam menjaga integritas perdagangan berjangka sekaligus memberikan perlindungan kepada masyarakat melalui mekanisme yang berlaku.
"Regulasi menjadi fondasi terciptanya industri trading yang sehat dan terpercaya. Edukasi dan pemahaman mengenai regulasi juga menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap industri perdagangan berjangka," jelas Suresh Mookiah.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
