
Ilustrasi: Pedal gas mobil. (Reddit)
JawaPos.com - Mengemudi bukan hanya soal bisa menjalankan mobil dari satu tempat ke tempat lain. Cara kamu mengoperasikan pedal gas juga sangat menentukan efisiensi bahan bakar, kenyamanan berkendara, hingga usia pakai berbagai komponen kendaraan.
Sayangnya, masih banyak pengemudi yang terbiasa menginjak pedal gas secara berlebihan atau tidak halus. Kebiasaan yang terlihat sepele ini ternyata dapat memicu berbagai masalah, mulai dari boros bensin, kerusakan komponen, hingga meningkatkan risiko kecelakaan di jalan. Berikut dampak yang perlu kamu ketahui seperti dirangkum dari laman Suzuki Indonesia!
Menginjak pedal gas terlalu dalam atau sering melakukan akselerasi secara mendadak membuat mesin bekerja lebih keras dibandingkan kebutuhan sebenarnya. Akibatnya, suplai bahan bakar yang dibutuhkan juga meningkat sehingga konsumsi bensin menjadi lebih boros.
Kondisi ini bisa terjadi pada mobil bertransmisi manual maupun otomatis. Jika terus dilakukan, pengeluaran untuk mengisi bahan bakar tentu akan semakin besar meski jarak tempuh yang dilalui tidak berubah.
Kebiasaan mengemudi dengan akselerasi yang agresif biasanya diikuti dengan pengereman yang lebih sering dan lebih keras. Pola berkendara seperti ini membuat kampas rem mengalami gesekan lebih intens sehingga proses keausannya berlangsung lebih cepat.
Tidak hanya kampas rem, sistem pengereman juga dapat mengalami peningkatan suhu akibat bekerja secara berlebihan. Jika dibiarkan terus-menerus, performa rem bisa menurun dan biaya perawatan kendaraan pun ikut bertambah karena komponen harus lebih cepat diganti.
Mesin yang dipaksa bekerja dalam putaran tinggi secara terus-menerus akan menghasilkan panas lebih besar dibandingkan kondisi normal. Beban tersebut juga membuat sistem pendingin bekerja lebih keras untuk menjaga suhu mesin tetap stabil.
Apabila sistem pendingin tidak mampu mengimbangi panas yang dihasilkan, mesin berpotensi mengalami overheating. Jika kondisi ini tidak segera ditangani, kerusakan yang muncul bisa semakin serius, bahkan berisiko membuat mesin mogok secara tiba-tiba.
Mengemudi secara kasar tidak hanya berdampak pada mesin dan rem. Komponen lain seperti kopling, suspensi, hingga bagian penggerak kendaraan juga menerima tekanan yang lebih besar ketika pedal gas sering diinjak secara berlebihan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Prediksi Skor Vietnam vs Malaysia Leg 2 Semifinal AFF 2026: The Golden Star Warriors Menuju Final!
Profil Putri Juficha, Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal di Usia Muda
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Ada Andik Vermansah Hingga Leo Lelis, 6 Mantan Pemain Persebaya Memperkuat Tim Promosi
Prediksi Skor Thailand vs Singapura: Gajah Perang Selangkah Lagi ke Final Piala AFF 2026!
Prediksi Skor Slovan Bratislava vs Celje di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
