
Toyota Veloz Hybrid. (Istimewa)
JawaPos.com - Rencana pemerintah memberikan insentif kendaraan listrik mulai Juni 2026 memunculkan perhatian dari industri otomotif nasional.
Pasalnya, kebijakan tersebut hanya berlaku untuk mobil listrik berbasis baterai dan motor listrik, sementara mobil hybrid belum masuk dalam daftar penerima insentif.
Kebijakan ini membuat mobil hybrid belum mendapatkan insentif baru, meski teknologi tersebut selama ini dinilai menjadi salah satu solusi transisi menuju kendaraan rendah emisi.
Toyota pun berharap pemerintah turut mempertimbangkan kontribusi teknologi hybrid dalam membantu menekan emisi kendaraan di Indonesia.
Melalui Toyota Astra Motor (TAM) yang selama beberapa tahun terakhir, cukup agresif memperluas lini kendaraan hybrid di pasar nasional.
Teknologi hybrid yang menggabungkan mesin bensin, motor listrik, dan baterai dinilai mampu mengurangi emisi gas buang hingga lebih dari 50 persen dibanding kendaraan konvensional.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
