Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 15 Mei 2026 | 20.46 WIB

ASEAN dan Google Gelontorkan Rp 81 Miliar Lawan Penipuan Online, Indonesia Sudah Rugi Rp 9 Triliun pada 2025

Ilustrasi waspada penipuan online. (WNY FCU). - Image

Ilustrasi waspada penipuan online. (WNY FCU).

JawaPos.com - Asia Tenggara tengah menghadapi gelombang penipuan online yang semakin mengkhawatirkan. Dalam satu tahun terakhir, kerugian akibat kejahatan digital di kawasan ini dilaporkan mencapai USD 23,6 miliar atau sekitar Rp 385 triliun.

Indonesia sendiri menjadi salah satu negara dengan jumlah kasus terbesar, dengan lebih dari 411 ribu laporan penipuan online sepanjang 2025 dan kerugian diperkirakan menembus Rp 9 triliun.

Melihat ancaman yang terus meluas, ASEAN Foundation bersama Google meluncurkan program regional bertajuk Scam Ready ASEAN.

Inisiatif ini didukung pendanaan sebesar USD 5 juta atau sekitar Rp 81 miliar untuk memperkuat ketahanan digital masyarakat ASEAN dan meningkatkan kemampuan warga dalam mengenali serta mencegah penipuan online.

Program tersebut ditargetkan menjangkau 3 juta masyarakat di 11 negara ASEAN.

Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) menunjukkan modus penipuan digital di Indonesia semakin beragam.

Mulai dari phishing, rekayasa sosial, impersonation, penipuan investasi online, hingga penipuan pembayaran berbasis QR menjadi kasus yang paling banyak dilaporkan.

Perkembangan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI), pembayaran digital, dan media sosial dinilai turut membuat modus kejahatan siber semakin sulit dikenali. Korban pun kini datang dari berbagai kelompok, mulai dari anak muda, keluarga, lansia, hingga pengguna internet baru.

“Penipuan saat ini bukan lagi insiden yang terisolasi, melainkan tantangan bersama yang terus berkembang dan memengaruhi masyarakat lintas negara, sektor, dan komunitas,” ujar Direktur Eksekutif ASEAN Foundation, Piti Srisangnam melalui keterangannya.

Ia menilai dampak penipuan online kini tidak hanya merugikan individu secara finansial, tetapi juga mengikis kepercayaan masyarakat terhadap ruang digital.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore