
Menteri Komdigi Meutya Hafid memberikan penghargaan Apresiasi Konektivitas Digital 2026 kategori Best Lifetime Achiever kepada Arnold Ph. Djiwatampu. (Kementerian Komdigi).
JawaPos.com - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengapresiasi peran semua pihak yang bahu-membahu memastikan konektivitas digital sampai ke seluruh daerah Indonesia, termasuk daerah di pelosok dan pulau terluar. Menteri Komdigi Meutya Hafid menyerahkan penghargaan tersebut secara langsung.
Meutya menyampaikan bahwa konektivitas digital di seluruh Indonesia tidak akan terwujud tanpa kerja sama yang baik. Untuk itu, dia menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang sudah berperan aktif. Termasuk sekolah, puskesmas, pos TNI, hingga industri.
”Saya terharu, begitu banyak masyarakat yang berasal dari berbagai elemen, baik itu sekolah, puskesmas, kemudian teman-teman dari TNI dan tentu industri, yang luar biasa kerjasamanya dengan pemerintah,” kata Meutya dalam acara Malam Puncak Apresiasi Konektivitas Digital 2026 di Hotel Sultan, Jakarta, pada Jumat malam (18/4).
Menurut orang nomor satu di Kementerian Komdigi tersebut, kerja sama pemerintah dengan berbagai elemen masyarakat itu yang membuat konektivitas digital sampai ke pelosok daerah. Hasilnya, masyarakat di daerah tersebut tidak tertinggal dan dapat terhubung dengan baik.
”Sehingga memudahkan langkah-langkah pemerintah untuk terus memastikan agar konektivitas ini bisa berjalan dengan baik di seluruh daerah,” ujarnya.
Meutya berharap, kerja sama antara pemerintah dengan semua pihak terkait terus terjalin dengan baik. Apalagi setelah Bakti yang berada di bawah Kementerian Komdigi memberikan apresiasi dalam bentuk penghargaan kepada semua elemen yang terlibat memastikan konektivitas digital terus terjaga.
”Mudah-mudahan kerjasama antara pemerintah, industri, dan masyarakat bisa terus berjalan mengawal agar konektivitas kita semakin baik lagi,” kata dia.
Sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), wilayah yang masuk dalam kategori tertinggal, terdepan, dan terluar atau 3T juga berhak mendapat akses dan konektivitas digital yang sama dengan daerah lainnya. Karena itu, Kementerian Komdigi bekerja keras mengupayakan terpenuhinya hak tersebut.
Inspektur Jenderal Kementerian Komdigi Arief Tri Hardiyanto yang terlibat langsung dalam penjurian Apresiasi Konektivitas Digital 2026 menyampaikan bahwa penilaian dilakukan secara objektif dan berbasis data. Pihaknya juga melibatkan juri profesional yang berasal dari kalangan profesional.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
