Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 6 Juni 2026 | 00.46 WIB

Kemhan Pamerkan Personel 3 Matra TNI dengan Kemampuan Kendali Drone Tempur

Pasukan dari 3 matra TNI yang memiliki kemampuan spesifik sebagai pengendali drone turut dipamerkan dalam defile di Penutupan Latsarmil Komcad ASN pada Jumat (5/6). (Kemhan) - Image

Pasukan dari 3 matra TNI yang memiliki kemampuan spesifik sebagai pengendali drone turut dipamerkan dalam defile di Penutupan Latsarmil Komcad ASN pada Jumat (5/6). (Kemhan)

JawaPos.com - Di sela penutupan Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) yang diikuti oleh 1.758 Komponen Cadangan (Komcad) Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pangkalan Udara (Lanud) TNI AU Halim Perdanakusuma pada Jumat (5/6), Kementerian Pertahanan (Kemhan) memamerkan pasukan dari 3 matra TNI yang memiliki kemampuan kendali drone tempur.

Para prajurit TNI dari Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara itu tampil sebagai bagian dalam rangkaian defile pasukan. Mereka memiliki kemampuan spesifik sebagai pengguna drone, termasuk drone tempur kamikaze. Menurut Kepala Biro Informasi Pertahanan (Infohan) Sekretariat Jenderal (Setjen) Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, pasukan tersebut organik.

”Yang ditampilkan dalam defile tersebut bukan satuan baru, melainkan personel organik TNI dari matra darat, laut, dan udara yang telah mendapatkan pendidikan dan pelatihan sistem drone, baik di dalam negeri maupun luar negeri,” kata Rico saat dikonfirmasi.

Rico mengakui, para prajurit tersebut memiliki kemampuan sebagai operator drone. Mereka juga mampu memanfaatkan dan mengembangkan drone dalam mendukung operasi militer modern. Selain pengawak alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI, mereka kini juga bertugas sebagai instruktur dan trainer yang diberi tugas untuk meningkatkan kemampuan operasi drone di berbagai satuan TNI.

”Kemampuan drone menjadi salah satu fokus pengembangan TNI seiring perkembangan karakter peperangan modern yang semakin mengandalkan teknologi tanpa awak,” jelasnya.

Berkaitan dengan jumlah personel dan organisasi yang menaungi pasukan tersebut, Rico hanya menjelaskan bahwa mereka tersebar di berbagai satuan TNI. Baik TNI AD, TNI AL, maupun TNI AU. Dia memastikan, sampai saat ini belum ada satuan khusus drone yang diisi oleh prajurit dari tiga matra maupun operator khusus drone kamikaze.

”Tidak terdapat satu satuan drone kamikaze khusus di bawah Kemhan. Pengembangan kemampuan drone tempur ke depan masih terus dikaji dan disiapkan oleh TNI sesuai kebutuhan pertahanan negara,” tegasnya.

Dalam berbagai palagan pertempuran yang terjadi di belahan dunia belakangan ini, drone menjadi alat tempur paling efektif. Baik untuk melaksanakan misi pengintaian, penyerangan, maupun tugas spesifik seperti menghancurkan aset musuh. Tidak heran, TNI juga mengembangkan kekuatan tersebut.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore