Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 4 November 2023 | 20.27 WIB

Huawei Patenkan Teknologi Baru Pendeteksi Demam Lewat Perangkat Wearable

Ilustrasi: Huawei patenkan teknologi pendeteksi demam yang dapat dikenakan. (Istimewa) - Image

Ilustrasi: Huawei patenkan teknologi pendeteksi demam yang dapat dikenakan. (Istimewa)

 
JawaPos.com - Huawei telah mematenkan metode baru untuk meningkatkan akurasi deteksi demam menggunakan perangkat wearable atau perangkat yang dapat dikenakan. Paten ini penting karena meningkatnya kebutuhan akan pemantauan kesehatan dalam berbagai situasi sehari-hari, termasuk di rumah, kantor, dan aktivitas olah raga.
 
Dilansir dari CNMO, alat pengukur suhu tradisional mungkin tidak memberikan keakuratan secara real-time, terutama dalam mendeteksi gejala demam dini yang dapat mengindikasikan kondisi seperti flu atau pilek. Paten yang baru diumumkan Huawei mengatasi kesenjangan ini. 
 
Teknologi yang dipatenkan Huawei diklaim menawarkan metode yang menangkap suhu pengguna dalam jangka waktu tertentu dan kemudian menentukan adanya demam berdasarkan pola pemantauan yang dipilih.
 
 
Fitur penting dari paten ini adalah fleksibilitasnya dalam beradaptasi dengan berbagai skenario. Paten tersebut menguraikan berbagai pola pemantauan suhu yang sesuai dengan kondisi demam yang berbeda. 
 
Tergantung pada situasinya, pengguna memiliki opsi untuk menyesuaikan ambang demam. Misalnya, di lingkungan profesional seperti kantor, ambang demam yang lebih tinggi dapat ditetapkan untuk mendeteksi gejala demam ringan sejak dini. 
 
Sebaliknya, selama aktivitas fisik atau olah raga, pengguna mungkin memilih ambang batas yang lebih rendah untuk menghilangkan peringatan berlebihan yang mungkin timbul akibat fluktuasi suhu alami tubuh.
 
Pendekatan yang dilakukan Huawei menjanjikan peningkatan akurasi pendeteksian demam pada perangkat wearable, sehingga lebih praktis dan dapat diandalkan. 
 
Seiring dengan semakin berkembangnya penggunaan teknologi perangkat wearable, pengenalan metode pemantauan biometrik yang beragam dapat secara signifikan meningkatkan kemampuan pemantauan kesehatan perangkat ini, menjadikannya alat yang lebih efektif dalam kehidupan sehari-hari.
 
Sementara itu, pada bulan Agustus lalu, Huawei juga mematenkan desain ponsel lipat unik dengan bagian asimetris, menampilkan modul kamera di sisi kiri atas saat dibuka, yang berfungsi sebagai kamera depan dan belakang. 
 
Desain ini memungkinkan pengaturan kamera tunggal untuk meningkatkan kualitas gambar di berbagai konfigurasi ponsel. Huawei belum mengonfirmasi peluncurannya tetapi berpotensi memperkenalkannya sebagai inovasi berikutnya di pasar ponsel lipat.
Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore