Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 23 November 2019 | 17.38 WIB

Kata Elon Musk Kaca Antipeluru, eh kok Malah Retak

Tesla CEO Elon Musk introduces the Cybertruck at Tesla - Image

Tesla CEO Elon Musk introduces the Cybertruck at Tesla

JawaPos.com - "Sisi positifnya, itu tidak tembus." Kilahan tersebut dilontarkan Elon Musk pada demo Tesla Cybertruck di Hawthorne, California, Amerika Serikat (AS), Kamis (21/11). CEO Tesla Inc itu memang harus menahan malu dan mencairkan suasana dengan bercanda.

Sebab, kaca jendela Cybertruck yang seharusnya antipeluru malah retak parah saat dilempar bola baja. Padahal, seharusnya kaca itu bisa menahan peluru dari pistol kaliber 9 milimeter.

Presentasi "sedikit gagal" itu dimulai dengan unjuk kekuatan eksterior Cybertruck, produk terbaru Tesla yang berkapasitas enam orang dewasa. Salah seorang pegawai Tesla memukul pintu mobil lain dengan palu besar. Pintu itu pun penyok.

Pukulan yang lebih keras diarahkan ke pintu Cybertruck. Hasilnya, tidak ada jejak goresan sama sekali. Mobil terbaru buatan Tesla ini memang tak terbuat dari baja biasa. Melainkan baja serupa yang digunakan untuk membuat roket SpaceX.

Selanjutnya unjuk kekuatan kaca antipeluru. Kaca biasa dilempar dengan bola baja dari atas langsung retak, tapi tidak demikian dengan kaca antipeluru yang digunakan Cybertruck.

Yang dipakai dalam uji coba itu adalah kaca lembaran. Musk lantas meminta pegawainya melemparkan bola baja tersebut langsung ke mobil yang sudah dirakit. Di sinilah masalah terjadi. Kaca samping bagian depan Cybertruck langsung retak.

’’Yah, mungkin itu terlalu keras,’’ ujar Musk seperti dikutip Agence France-Presse.

Dia lalu menyuruh melemparkan bola baja ke kaca samping bagian belakang. Musk mungkin berharap hasilnya akan berbeda. Sayang, kaca kedua juga retak.

Musk akhirnya harus melanjutkan sisa presentasi di depan Cybertruck yang retak kacanya itu. Menurut dia, kaca tersebut sudah diuji coba berkali-kali sebelum demo. Entah mengapa dia justru tidak bekerja dengan baik saat dipresentasikan ke publik.

Cybertruck tidak hanya mendapatkan sorotan karena gagal menahan bola baja. Tapi juga karena bentuknya yang tidak biasa. Bentuknya kotak seperti mobil lama. Jessica Caldwell dari perusahaan penjualan mobil Edmunds menyatakan bahwa penampilan Cybertruck yang tidak biasa itu pasti jadi perhatian orang.

’’Itu seperti versi truk dari mobil DeLorean dalam film Back to The Future,’’ ujarnya.

Menurut Musk, desain kendaraannya terinspirasi film genre fiksi ilmiah. Salah satunya film Blade Runner yang disutradarai Ridley Scott.

Terlepas dari itu semua, Cybertruck menjadi mobil yang patut dilirik. Ia bisa melaju dari nol ke 100 kilometer per jam hanya dalam waktu kurang dari 3 detik. Cybertruck bisa melaju lebih cepat daripada Porsche 911 dan memiliki kekuatan menarik melebihi Ford F-150.

Cybertruck dengan kelas paling rendah dipasarkan dengan harga USD 39.900 atau setara Rp 562,8 juta. Jenis ini mampu menempuh jarak 402 kilometer untuk sekali pengisian daya. Sedangkan versi paling mewah dijual USD 69.900 (Rp 986,05 juta) dan mampu menempuh jarak dua kali lipat. Ia juga bisa membawa beban hingga 1.587 kilogram dan menarik beban 6.350 kilogram.

Pemesanan Cybertruck segera dibuka. Tetapi, proses produksinya baru dilakukan akhir 2021. Namun, selama ini Musk dikenal kerap melanggar deadline yang dia tetapkan. Di akhir demo, Musk menunjukkan all-terrain vehicle (ATV) buatan Tesla. Kendaraan itu muat di bagian bagasi Cybertruck.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore