Ilustrasi lowongan kerja. (Dok JawaPos.com)
JawaPos.com - Kabar mengenai lowongan pekerjaan di tubuh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang justru menjadi sumber bocornya data pribadi pelamar mendapat sorotan dari berbagai pihak. Loker ini sendiri diduga terkait dengan proses pengadaan jasa.
Pemerhati Siber sekaligus ketua Indonesia Cyber Security Forum (ICSF), Ardi Sutedja, menegaskan bahwa ICSF turut menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden kebocoran ini.
“ICSF menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden kebocoran data pelamar yang terjadi di lingkungan Komdigi. Insiden ini sangat disayangkan, mengingat Komdigi sebagai institusi pemerintah seharusnya menjadi teladan dalam pelindungan data pribadi,” kata Ardi saat dihubungi JawaPos.com, Jumat (13/2).
Atas kejadian ini, ICSF menekankan sejumlah poin penting, diantaranya yakni kepatuhan terhadap regulasi. Artinya, setiap institusi, khususnya yang memiliki peran strategis dalam transformasi digital nasional, wajib mematuhi Undang-Undang No. 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP) serta regulasi turunannya.
“Pelanggaran terhadap prinsip-prinsip pelindungan data pribadi dapat berdampak pada kepercayaan publik dan reputasi institusi,” jelasnya.
ICSF juga menekankan bahwa Komdigi sejatinya memiliki tanggung jawab moral dan hukum untuk memastikan keamanan data pribadi setiap pelamar. Kebocoran data tidak hanya berpotensi merugikan individu, tetapi juga dapat menimbulkan risiko yang lebih luas seperti penipuan, pencurian identitas, dan penyalahgunaan data.
Tak hanya itu, ICSF juga mendorong Komdigi untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola data dan infrastruktur siber yang digunakan. Audit independen, peningkatan kapasitas SDM, serta penerapan teknologi keamanan yang mutakhir wajib dilakukan untuk mencegah insiden serupa di masa depan.
“Komdigi harus segera memberikan penjelasan terbuka kepada masyarakat dan para pelamar yang terdampak, serta mengambil langkah-langkah pemulihan yang diperlukan, termasuk pemberitahuan kepada pihak yang datanya bocor dan penanganan secara profesional. ICSF siap berkolaborasi dengan Komdigi dan institusi terkait dalam memperkuat ekosistem pelindungan data pribadi di Indonesia, melalui edukasi, pelatihan, dan asistensi teknis,” tutup dia.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
